Peristiwa

Mengenal Sejarah Kabupaten Tulungagung melalui Tutur Lisan

Tulungagung (beritajatim.com) – Berawal dari keinginan untuk memperkenalkan Kabupaten Tulungagung melalui tutur lisan sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, Sanggar Literasi Saraswati berkolaborasi dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mandiri UNISKA (Universitas Islam Kadiri) 2020 mengadakan acara nonton bareng film pendek Legenda Gunung Budeg dan Renungan Malam Kemerdekaan.

Legenda Gunung Budeg merupakan salah satu kisah turun-temurun warga Tulungagung. Kisah ini merupakan cerita dari mulut ke mulut atau bisa disebut dengan tradisi tutur lisan.

“Kami ingin anak-anak mengenal sejarah yang melatarbelakangi daerah tempat tinggalnya. Buku tentang kisah atau legenda sangat terbatas. Maka, ini cara kami untuk mengenalkan pada mereka.” ucap Deiki Bagus Pranoto, selaku penanggungjawab acara saat ditemui Minggu (16/8/2020).
“Kami berniat untuk membukukan kisah atau legenda tersebut.” tambahnya.

Acara ini diikuti oleh puluhan anak Sanggar Literasi Saraswati yang terletak di Desa Rejoagung, Kabupaten Tulungagung. Sanggar yang baru diresmikan tanggal 26 Juli 2020 ini juga berharap mampu menumbuhkan minat baca bagi anak-anak.

“Anak-anak sekarang lebih sering main gadget, dan mulai melupakan buku belajarnya. Jadi, melalui sanggar ini kami ingin menumbuhkan kembali pentingnya budaya membaca buku, serta mengenalkan budaya pendidikan zaman dahulu yang hanya fokus pada buku saja.” tutur Zaky Abdul, Ketua Sanggar Literasi Saraswati.

Mahasiswa KKN Mandiri UNISKA yang turut berkolaborasi dalam acara juga menyebutkan bahwa acara ini sangat bermanfaat. Mengadakan acara renungan malam kemerdekaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza diharap anak-anak lebih memahami tentang lagu nasional Indonesia.

Nur Yasiin, salah satu anggota KKN mengatakan “Acara seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-anak,” pungkasnya. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar