Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Mengaku Intel, Gondol Tiga Sepeda Motor Warga

Pasuruan (beritajatim.com) – Polresta Pasuruan Kota berhasil menangkap empat pelaku curas di wilayah hukum Polresta Pasuruan Kota. Keempat pelaku berhasil dibekuk di tempat yang berbeda-beda.

Salah satu dari keempat tersangka ini merupakan penadah pencurian handphone. Handphone yang sudah berada di penadah kemudian dijual kembali dan hasilnya dibagi dua dengan pelaku.

Tersangka inisial AT pencurian dan kekerasan di wilayah Polresta Pasuruan Kota sudah mengaku menjalankan aksinya ini sebanyak tujuh kali. Sedangkan tersangka berinisial N sudah enam kali meluncurkan aksinya.

“Tersangka inisial AT ini sudah melancarkan aksinya sebanyak tujuh kali, sedangkan pelaku inisial N melancarkan aksi pencurian dan kekerasan ini sebanyak enam kali,” ujar Kapolresta Pasuruan Kota AKBP Arman, Rabu (3/11).

Tak hanya itu tersangka yang berinisial A juga melakukan pencurian speda motor (curanmor) di wilayah hukum Polresta Pasuruan Kota. Tersangka A ini melancarkan aksinya dengan menyamar sebagai intel, kemudian mengambil sepeda motor tersangka yang berada di dalam rumah.

Setelah sepeda motor sudah ditangan tersangka A kemudian menggadaikan sepeda motor curiannya seharga 4,5 juta. Begitupun di pegadaian tersangka A juga mengaku sebagai anggota intel yang sedang bertugas lalu menggadaikan sepeda motornya.

“Tersangka inisial A ini melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai intel. Pelaku juga mengambil sepeda motor korban dan menggadaikannya kepegadaian dengan harga 4,5 juta,” terang Arman.

Dalam kasus ini barang bukti yang berhasil di kumpulkan yakni tiga jenis sepeda motor jenis matic, tiga jenis handphone, dan 1 kalung emas. Pada kasusnya ini, tersangka akan di jerat pasal 365 ayat 1 KUHP dengan hukuman penjara 9 tahun. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar