Peristiwa

Mendung, Warga Sampang Dihantui Banjir Kali Kemuning

Sampang (beritajatim.com) – Upaya pemerintah guna mengatasi banjir luapan sungai Kemuning di Kabupaten Sampang telah menelan anggaran puluhan milyaran rupiah.

Tetapi, dana sebesar itu tidak bisa membendung air hujan luapan sungai Kemuning untuk membanjiri pemukiman penduduk dan sejumlah lembaga sekolah.

“Luapan sungai Kemuning masih menganggu aktifitas belajar mengajar terutama akses jalan masuk ke SMKN 1 Sampang, tadi pagi saja jalan raya depan sekolah tersebut masih digenanggi air,” kata Siswanto, salah satu warga yang melintas di jalan tersebut, Senin (21/1/2019).

Terpisah, menurut H.Budi warga Kelurahan Delpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, jika banjir di wilayah kota sulit untuk diatasi. Sebab, luapan sungai Kemuning beberapa waktu lalu masih merendam ratusan pemukiman padat penduduk.

“Kata siapa Sampang terbebas dari banjir, kemarin saja ratusan warga rumahnya kebanjiran. Bahkan setiap hujan deras kita selalu was-was khawatir terjadi banjir,” keluhnya.

Sementara itu, banjir yang terjadi pada musim penghujan kali ini tidak hanya terjadi di wilayah Sampang kota saja, tiga rumah di Kecamatan Ketapang juga terendam banjir luapan sungai Kelompek.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar