Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Mendaki 4 Jam, Mas Abu Apresiasi Pembentang Merah Putih di Puncak Batu Bengkah

Kediri (beritajatim.com) – Semangat kemerdekaan masih terasa meskipun peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2021 telah berlalu. Terlihat dari bendera merah putih yang masih terbentang di Puncak Batu Bengkah, Bukit Klotok, Kota Kediri. Rencananya, bendera merah putih ukruan 40×60 meter ini akan terpasang hingga hari Minggu (22/8/2021).

Kegiatan Gebyar Merah Putih ini diapresiasi oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Mas Abu menyampaikan pada masa pandemi seperti ini, tidak menyurutkan semangat untuk tetap memperingati HUT RI Kemerdekaan ke 76.

“Dengan medan pendakian yang cukup sulit dan membawa bendera sebesar itu, kami sangat apresiasi perjuangan teman-teman pecinta alam ini. Semoga dapat menularkan semangat juang pada warga Kota Kediri dengan cara masing-masing,” ujar Mas Abu.

Sementara itu, Ketua HIKAPALA Anis Yuniati saat dihubungi pada Jumat (20/8/2021) menyampaikan terima kasih pada Pemkot Kediri yang telah mendukung kegiatan ini.

“Kami sangat berterimakasih pada Pemkot Kediri, terutama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yang luar biasa telah mendukung penuh kegiatan ini. Bendera yang dipasang saat ini lebih besar dari tahun 2019 dan dalam keadaan baru,” ujar Anis.

Banyak pengalaman menarik yang diceritakan Himpunan Kadiri Pecinta Alam (HIKAPALA) ketika melakukan persiapan sebelum pendakian pada Senin (16/8/2021) untuk membentang bendera merah putih. Mulai dari pengurusan ijin kegiatan sejak tahun 2020 dan diberi pembekalan sebelum pendakian oleh Disbudparpora Kota Kediri.

“Ketika awal Bulan Juli, kami sudah naik turun gunung untuk membersihkan jalur pendakian dan lokasi pembentangan bendera. Pada saat pendakian, kami juga didampingi langsung oleh Disbudparpora,” ujar Anis.

Lebih lanjut, Ketua Gebyar Merah Putih 2021, M. Ibnu Khotib memaparkan proses pendakian yang memakan waktu 4 jam karena membawa bendera yang beratnya mencapai 1 kuintal. Waktu ini lebih lama dari yang diprediksikan. Diakui Khotib dengan jalur yang menantang, barang bawaan, serta ada momen kesasar menjadi faktor lamanya waktu yang ditempuh.

“Kami sampai puncak pukul 02.00 pagi, lalu kami langsung lanjut memasang bendera hingga pukul 06.45 pagi. Selepas itu kami bisa istirahat sambil mempersiapkan upacara pengibaran bendera secara simbolis dengan tiang bendera berbahan besi setinggi 6 meter yang sudah kami pasang pada tanggal 15 Agustus,” tambah Khotib.

Terakhir, Anis, Khotib dan kawan HIKAPALA berharap kegiatan ini akan terus berkelanjutan dan selanjutnya dapat membentang bendera merah putih hingga dapat menutup Puncak Batu Bengkah. [nm/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar