Peristiwa

Mendahului Truk Tronton, Beruntung Pengendara Motor ini Tidak Terlindas

Gresik (beritajatim.com)- Nyawa Syafaul Arif (19) nyaris melayang. Pasalnya, warga asal Desa Sukorejo, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan yang mengendarai motor Honda Beat nopol 4624 LX itu membentur pengaman besi truk tronton sewaktu mendahului di Jalan Raya Ambeng-Ambeng Duduksampeyan Gresik.

Beruntung Arif sapaan akrabnya yang berboncengan dengan Sulaiman (24) hanya mengalami luka. Kendati dirinya sempat terpental dan masuk ke kolong bawah truk tronton.

Kronologis kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) ini berawal saat Syafaul Arif yang berboncengan dengan Sulaiman. Berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sewaktu melintas di Jalan Raya Ambeng-Ambeng Duduksampeyan, Gresik. Bermaksud mendahului truk tronton nopol L 9605 UY yang dikemudikan Khoiurul Habib (44) warga asal Desa Patar Lor, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Truk tronton yang dikemudikan Habib itu. Berjalan dengan kecepatan sedang searah di depannya motor yang dikendarai Arif. Saat mendahului dari samping kiri jarak yang diambil terlalu dekat. Akhirnya, membentur bagian roda depan samping kiri, dan besi pengaman kendaraan truk tronton tersebut. Selanjutnya, Arif terpental dan masuk bagian bawah truck dan terjadilah kecelakaan.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya menuturkan, kecelakaan tersebut akibat pengendara motor kurang berhati-hati sewaktu mendahului.

“Ada dugaan pengendara motor memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi serta kurang memperhatikan arah depan sewaktu mendahului,” tuturnya, Kamis (7/03/2019).

Selain mengakibatkan pengendara motor mengalami luka. Laka lantas tersebut juga menyebabkan kerugian material sebesar Rp 1 juta.

“Terkait dengan kejadian ini kami juga memeriksa sejumlah saksi serta menyita motor dan truk tronton. Sementara dua pengendara motor dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik,” pungkas Ipda Yossy. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar