Peristiwa

Menag Jatim Beri Sanksi KBIH Asal Sidoarjo karena Anjurkan Calon Haji Bawa Ini

foto/ilustrasi

Surabaya (beritaJatim.com) – Kementerian Agama Kanwil Jatim mengingatkan agar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Embarkasi Surabaya supaya tak menyarankan membawa Handly Talky (HT). Hal tersebut dikarenakan pemerintah Arab Saudi melarang oenggunaan HT di negaranya.

Sementara, pada penyelenggaraan haji di Embarkasi Surabaya sudah ada penyitaan HT dari tiga kelompok haji. “Karena pemerintah Arab Saudi melarang, maka pemerintah Indonesia melalji Kemenag harus menangkal masukknya HT yang dibawa calon haji,” jelas Jamal, Kepala Bidanf PIH Kemenag Kanwil Jatim kepada beritajatim.com, Selasa (30/7/2019).

Jamal mencontohkan, seperti KBIH M asal Sidoarjo yang membawa 222 calon haji akan diberikan peringatan dan sanksi. Peringatan tersebut dikarenakan KBIH tersebut menganjurkan jemaahnya yang naik haji untuk membawa HT.

“Padahal Kemenag sudah memberikan sosialisasi. Jika terjadi lagi saat penyekenggaraan haji du 2020 nanti. Maka Kemenag akan memberikan sanksi lebih tegas,” tandas Jamal.

Melihat masih adanya pelanggaran akan membawa rokok berlebih, HT dan obat kuat, Jamal menegaskan agar JBIH lebiih serius mensosialisasikan ke jemaahnya. Alasannya supaya pemerintah Indonesia tak tercoreng nama baikknya hanya karena bisnis kecil saja. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar