Peristiwa

Membahayakan, Polsek Sampung Ponorogo Musnahkan Bahan Peledak

Jajaran Polsek Sampung melakukan pemusnahan barang bukti bahan peledak. [Foto/Polsek Sampung]

Ponorogo (beritajatim.com) – Jajaran Polsek Sampung Ponorogo melakukan pemusnahan barang bukti bahan peledak. Hal itu sebagai tinda lanjut pasca tragedi meledaknya petasan yang menyebabkan 2 orang tewas di Dusun Ngasinan Desa/Kecamatan Sukorejo pada Selasa (27/4) malam.

Barang bukti yang dimusnahkan itu adalah bahan peledak jenis serbuk petasan. “Bahan peledak yang dimusnahkan ini adalah hasil penangkapan unit Reskrim Polsek Sampung pada waktu menjelang bulan Ramadan lalu,” kata Kapolsek Sampung IPTU Marsono, Kamis (29/4/2021).

Pemusnahan barang bukti ini dipimpin Kapolsek Sampung, yang bertempat di Petak 34 RPH Sampung BKPH Sampung KPH Madiun, Desa/Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo. Yang dimusnahkan antara lain, 4 kilogram serbuk petasan, 23 bungkus pupuk KCLO 3, 3 kilogram belerang powder, 2 kilogram aluminium powder dan 11 bendel sumbu petasan. “Kasus dari barang bukti tersebut, saat ini masih dalam proses penyidikan,” katanya.

Kapolsek menjelaskan, pemusnahan barang bukti sitaan dalam perkara tindak pidana ini berkaitan dalam pasal 1 ayat 1 undang – undang darurat RI nomor 12 tahun 195. Dengan tersangka Krisna Mukti. Tersangka tertangkap oleh unit reskrim Polsek Sampung pada Kamis (1/4) lalu.

Petugas mendapatkan informasi bahwa adanya informasi transaksi jual beli serbuk petasan yang berada di seputaran SPBU Desa Karangwaluh Kecamatan Sampung. “Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan. Sekira pukul 20.00 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya,” pungkasnya. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar