Peristiwa

Melihat Pembuatan Kapal Ikan di Pesisir Pantai Utara Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) – Indonesia adalah negara kemaritiman, maka tidak heran jika sebagian besar masyarakat di negara ini berprofesi sebagai nelayan. Salah satunya yakni Lamongan, banyak dijumpai nelayan di Paciran Lamongan.

Selain sebagai nelayan penangkap ikan, di sini juga masyarakatnya mampu membuat kapal penangkap ikan sendiri. Membuat kapal yang besar tentunya membutuhkan dana yang besar juga waktu yang panjang. Banyak yang harus dipersiapkan mulai dari bahan baku hingga mencari tukang yang handal.

Lokasi pembuatan kapal yang berada di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan ini dikelola oleh masyarakat setempat. Imam Hambali (58) menceritakan, kapal yang mereka buat berbahan kayu jati dan mahoni.

Sedangkan proses pembuatannya memakan waktu hingga setahun untuk siap pakai. Dari situ, biaya pembuatan sampai Rp 1 miliar. “Karena daya tampung kapal ini hingga 200 kg ikan sekali melaut. Belum nanti anak buah kapal dan mesin kapalnya,” kata Imam, Kamis (20/8/2020).

Di lokasi yang sama ada sebuah kapal yang sudah tidak baru lagi, tetapi masuk reparasi. Selain itu, ada beberapa kapal yang tidak dioperasikan lagi oleh pemiliknya karena ketiadaan biaya. Khusnadi (63) sebagai salah satu pemilik kapal menuturkan, usaha yang ia geluti tak ubahnya seperti seperti gelombang di lautan, kadang surut, kadang pasang.

“Para nelayan yang menggunakan kapal buatan masyarakat Paciran ini dapat melaut hingga Pulau Kalimantan, waktu yang dibutuhkan seminggu hingga sebulan. Ikan yang menjadi tujuan nelayan adalah ikan cakalang,” ujar Khusnadi berkisah. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar