Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Median Jalan Urip Sumoharjo Ponorogo Dibongkar, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo mulai membongkar median di Jalan Urip Sumoharjo. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Adanya pembongkaran median di Jalan Urip Sumoharjo, membuat arus lalu lintas di jalan tersebut dialihkan.

Namun, yang dialihkan hanya untuk arah timur ke barat. Sementara untuk arus barat ke timur masih bisa dilewati oleh kendaraan.

“Karena adanya pembongkaran median jalan ini, untuk sementara arus lalu lintas dari arah timur ke perempatan Tambakbayan kita alihkan,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Aris Wibawa, Senin (30/5/2022).

Sesuai informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, pembongkaran median jalan itu membutuhkan waktu 10 hari.

Otomatis, pengalihan arusnya juga dilakukan selama pembongkaran tersebut. Para warga, kata Aris bisa menggunakan beberapa jalur alternatif jika ingin ke barat. Yakni bisa lewat Jalan Kalimantan atau Jalan Sulawesi.

Atau jika berada di perempatan Pasar Legi, bisa belok kiri menuju Jalan HOS Cokroaminoto terus lewat Jalan Siberut atau Pertigaan Ngepos ke barat lewat Jalan Jendral Sudirman.

“Untuk sementara warga bisa menggunakan jalur alternatif yang ada. Bisa lewat Jalan Kalimantan atau Jalan Sulawesi. Bisa juga lewat HOS Cokro kemudian ke Jalan Siberut atau Pertigaan Ngepos ke barat lewat Jalan Jendral Sudirman,” ungkap Aris.

Pengalihan arus dari arah timur ke barat di Jalan Urip Sumoharjo ini, selama 24 jam. Sebab, adanya sisa-sisa pembongkaran material dan kendaraan alat berat yang masih ada di lokasi saat malam hari, menjadi pertimbangan dari Satlantas Polres Ponorogo.

“Demi keamanan dan keselamatan pengendara, pengalihan arus dilakukan selama 24 jam. Menimbang masih adanya sisa-sisa material pembongkaran dan adanya alat berat yang masih di lokasi,” katanya.

Untuk diketahui faceoff pedestrian jalan Urip Sumoharjo (Ursum) nampaknya sudah dimulai. Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo sudah melakukan pembongkaran median jalan. Pembongkaran jalan ini, direncanakan selesai selama 10 hari.

“Pembongkaran dimulai hari Senin ini, rencananya diselesaikan selama 10 hari,” kata Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Kabupaten Ponorogo, Kamsun.

Dari pantauan beritajatim.com, pembongkaran median jalan ini menggunakan alat berat. M Material median yang dibongkar ini, langsung dibersihakn. Yakni dari alat berat langsung dimasukkan ke dalam dump truk. Panjang median jalan yang dibongkar sepanjang 850 meter.

“Kalau situasinya memungkinkan, arus kendaraan dari arah barat sepi, bisa kita datangkan lagi alat berat supaya cepat selesai,” katanya.

Kamsun menambahkan, jika bekas pembongkaran median terlalu dalam, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo. Yakni untuk melakukan pengaspalan.

“Tadi ada yang tidak terlalu dalam, jadi tidak perlu diaspal. Kalau ada yang bekasnya dalam, langsung dilakukan pengaspalan oleh DPUPKP,” pungkasnya.

Faceoff pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo dianggarkan sebanyak Rp 8,1 miliar. Hal tersebut dikarenakan yang dilakukan faceoff di dua sisi, yakni bagian selatan dan utara.

Dimana proyek tersebut dimulai dari perempatan Kelurahan Tambakbayan hingga di Pos Satlantas 901 Pasar Legi. Dengan faceoff ini, tentunya trotoar di sisi selatan dan utara akan mengalami pelebaran. Dimasa sisi selatan dan utara itu melebar menjadi 4 meter 35 centimeter. Lebar Jalan Urip Sumoharjo nantinya bakal menyempit menjadi 11 meter.(end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar