Peristiwa

Mayat Wanita Telanjang Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Sawah

Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Parengan, Polres Tuban saat melakukan olah TKP penemuan mayat di sawah.

Tuban (beritajatim.com) – Warga Dusun Sugeh, Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang tergeletak di pinggir pematang sawah desa setempat, Jumat (10/1/2020).

Mayat wanita yang ditemukan di pinggir area tanaman jagung dengan kondisi telanjang itu bukan merupakan warga desa tersebut. Diduga, mayat itu adalah orang dengan gangguan jiwa dan tidak diketahui dari mana asalnya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penemuan sesosok mayat tanpa identitas itu pertama kali diketahui oleh sejumlah warga yang akan berangkat ke sawah. Pada saat ditemukan, mayat perempuan itu dalam posisi telentang dan berada di tanah yang kemudian dilaporkan kepada pihak desa setempat.

“Korban ditemukan saksi di sawah dalam keadaan terlentang dan sudah meninggal dunia. Kemudian saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada kepala desa yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Parengan,” terang AKP Yoan Septi Hendri, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas jajaran Polsek Parengan dan Polres Tuban langsung mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, petugas kemudian melakukan identifikasi dan pemeriksaan medis.

“Setelah dilakukan olah tkp dan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Ponco, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Sehingga disimpulkan korban meninggal dunia akibat hipotermia atau kedinginan,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa itu diketahui terlihat sekitar dua minggu terakhir. Kondisi korban yang berjalan kaki dan sudah memprihatinkan itu, sering diberi makan oleh warga sekitar.

“Dikarenakan korban tidak diketahui identitasnya dan tidak ada yang mengenalinya serta korban kondisi gangguan jiwa berat dan tidak diketahui asal usul dan keluarga korban, maka jenasah korban diserahkan kepada pihak Pemerintah Desa Suciharjo untuk dilakukan pemakaman,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar