Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Mayat Mr X Tanpa Celana Ditemukan di Jenu Tuban

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat di kawasan Jati Peteng, Desa Sumurgeneng, Kec Jenu, Tuban. [Foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Sesosok pria tanpa identitas ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa tergeletak di dalam saluran air yang ada di area lahan Kilang Minyak Tuban kawasan Jatipeteng, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (18/3/2022).

Saat ditemukan, mayat pria tua tersebut kondisinya tidak menggunakan celana dan hanya menggunakan baju kotak-kotak. Belum diketahui secara pasti apa penyebab dari kematian dari pria tua yang ditemukan sudah dalam keadaan kaku itu.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan mencari rumput di kawasan bekas hutan Jati itu. Mayat pria tua berbadan kurus itu posisinya miring kiri dan berada di dasar galian saluran air itu.

“Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh warga yang mencari rumput di kawasan Jati Peteng, Desa Sumurgeneng,” terang AKP Gunawan Wibisono, Kapolsek Jenu, Polres Tuban saat berada di TKP.

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat di kawasan Jati Peteng, Desa Sumurgeneng, Kec Jenu, Tuban. [Foto: M Muthohar]
Mendapatkan adanya laporan tersebut, sejumlah petugas dari Polsek Jenu langsung mendatangi lokasi kejadian penemuan mayat laki-laki tua itu. Dengan melibatkan tim Identifikasi Polres Tuban, pihak kepolisian kemudian melakukan olah TKP dan mengidentifikasi mayat yang tergeletak di tanah itu.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban. Selanjutnya untuk jenazah langsung kita evakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban,” sambungnya.

Sementara itu, untuk ciri-ciri mayat pria tua itu diperkirakan sudah berusia sekitar 70 tahun dengan badan kurus dan berjenggot berbaju kotak-kotak. Kemudian di sekitar tubuh korban ditemukan topi, celana pendek, sandal dan juga dompet warna pink yang berisikan uang sebesar Rp 100 ribu.

“Korban diperkirakan meninggal dunia sudah sekitar dua hari. Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta mencari identitas korban,” pungkasnya. [mut/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar