Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Mayat di Saluran Air Kawasan Hutan Jati Mojokerto Diduga Korban Kecelakaan

Mojokerto (beritajatim.com) – Sesosok jasad pria ditemukan warga di saluran air di kawasan hutan jati Dusun Jembul, Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Korban atas nama Hariono (35) warga Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto diduga korban kecelakaan.

Korban ditemukan di saluran air dengan kedalaman 2 meter. Di dekat korban ditemukan sepeda motor Honda Supra S 3298 PO. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, setelah dilakukan identifikasi jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Kepala Desa Jembul, Marsudi mengatakan, sebelum ditemukan tak bernyawa pada, Rabu (15/6/2022), korban sempat mengunjungi rumah istrinya di Desa Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Antara rumah istri korban dan lokasi kejadian berjarak sekitar 1,4 KM.

“Dari informasi warga, korban ini ketemu sama keluarganya Sabtu kemarin. Korban ini kerja bangunan, sepertinya saat akan kerja melalui tikungan ini, apalagi di sini sering terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Jatirejo, AKP Sukoco menjelaskan, jika dari keterangan masyarakat, korban berangkat kerja pada hari, Sabtu (11/6/2022) sekira pukul 06.00 WIB. Korban bekerja sebagai karyawan proyek di Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.


“Kebiasaan korban, korban tidak pulang ke rumah namun pulang ke rumahnya Tampungrejo, Kecamatan Puri. Sementara istrinya di Desa Jabung, Kecamatan Jatirejo. Itu sudah biasa dilakukan, korban biasanya pulang satu minggu sekali atau dua minggu sekali,” katanya.

Masih kata Kapolsek, lokasi kejadian merupakan turunan tajam dan sering terjadi kasus kecelakaan. Diduga korban mengalami kecelakaan dan masuk sungai. Namun karena kondisi sungai rimbun, sehingga keberadaan korban tidak diketahui masyarakat.

“Kalau sepeda motor atau orang masuk sungai tidak akan kelihatan. Ini tadi kebetulan ada truk muatan batu bata, kulinya melihat dari atas truk sepeda motor saja sehingga masyarakat mengecek dan ternyata ada mayat. Dugaan laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Dugaan sementara, korban meninggal lebih dari dua hari atau sejak korban meninggalkan rumah sekitar lima hari lalu. Ini lantaran kondisi tubuh korban yang sudah menimbulkan bau. Dari lokasi kejadian, diamankan sejumlah barang bukti yakni sepeda motor dan beberapa identitas milik korban.

“Keluarga korban bisa menerima jika ini korban meninggal karena kecelakaan. Pihak keluarga korban juga membenarkan jika kebiasaan korban pulang, satu minggu sampai dua kali sekali,” jelasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar