Peristiwa

Mau Mesum Nyewa Kamar di Eks Lokalisasi, Cewek Cantik Digerebek Bersama Om

Petugas Satpol PP saat mengrebekan pasangan cewek muda bersama om-om di eks lokalisasi Dasin.

Tuban (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari jajaran Satpol Tuban bersama dengan Polisi dan TNI menggelar razia gabungan dengan mencari sasaran utama adalah warung-warung yang disinyalir menjual minuman keras (Miras) yang ada di wilayah Kabupaten Tuban, Minggu (29/9/2019).

Dalam razia gabungan kali ini, petugas tidak mendapatkan adanya warung yang berjualan Miras. Namun, dari hasil pemeriksaan di eks lokalisasi Dasin, petugas berhasil mengamankan satu pasangan bukan suami istri dan satu perempuan yang diduga kuat sebagai seorang pekerja seks komersial (PSK).

Data yang dihimpun beritajatim.com, puluhan personil gabungan itu melakukan penyisiran sejumlah warung-warung yang ada di wilayah Tuban Bumi Wali ini. Adapun sasaran utama adalah minuman keras yang dijual sembarangan di warung-warung.

“Kita melakukan pemeriksaan warung-warung dengan sasaran Miras. Namun, saat kita datang sudah ada warung yang disinyalir berjualan Miras sudah tutup dan ada juga yang nekad membuang barang buktinya,” terang Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban.

Seorang perempuan yang diduga merupakan PSK diamankan petugas

Setelah tidak berhasil mendapati warung yang berjualan miras, patroli gabungan dengan skala besar itu kemudian menuju wilayah eks lokalisasi Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban. Pasalnya, petugas masih sering mendapatkan informasi jika tempat itu masih ada praktek prostitusi secara sembunyi-sembunyi.

“Memang setelah kita melakukan pemeriksaan di eks lokalisasi Dasin ini kita temukan adanya seorang wanita yang diduga sebagai PSK,” tambah Joko Herlambang, setelah kegiatan razia itu.

Tak hanya itu, ketikan melakukan pemeriksaan di salah satu rumah yang kamarnya disewakan petugas juga mendatangi satu pasangan yang berduaan di dalam kamar. Yang mana pasangan itu adalah om-om dengan seorang cewek yang masih berusia 22 tahun.

“Selain wanita yang diduga sebagai PSK juga ada satu pasangan di dalam kamar yang bukan suami istri. Mereka kemudian kita amankan dan kita bawa ke kantor Satpol PP untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” papar Joko Herlambang.[mut/tedt]

Apa Reaksi Anda?

Komentar