Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Masuk PPKM Level 3, HUT Kabupaten Gresik Tanpa Pawai Budaya

Gresik (beritajatim.com) – Peringatan HUT Kabupaten Gresik ke-48 serta hari jadi Kota Gresik ke 535 yang jatuh pada 9 Maret dipastikan tak ada arak-arakan pawai budaya. Hal ini karena Kabupaten Gresik masih masuk PPKM level 3 pandemi covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, kepemudaan dan Olahraga, Sutaji Rudi menuturkan, tahun ini rangkaian HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik diarahkan pada lomba kebudayaan. Ada sejumlah lomba yang akan dimulai 5-11 Maret nanti. Lombanya seperti al banjari, lomba tarian budaya, bupati cup hingga pameran ekraf.

“Peringatan HUT Gresik kali ini akan dijadikan momentum launching Bandar Grissee. Yakni kawasan heritage yang memiliki nilai sejarah Gresik di masa lampau sebagai kota bandar,” katanya, Kamis (3/03/2022).

Masih menurut Rudi, alasan tidak adanya arak-arakan budaya tahun ini. Hal itu dinilai bisa menimbulkan kerumunan masyarakat. Sebab, biasanya sepanjang jalan utama masyarakat ‘tumplek blek’ menyaksikan pawai budaya.

“Meski tak ada arak-arakan pawai budaya kegiatan yang mengandung nilai-nilai sejarah Gresik tetap berlangsung meski terbatas,” paparnya.

Seperti diketahui, setiap tahun saat memperingati HUT Kabupaten Gresik serta hari jadi Kota Gresik. Organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, perusahaan swasta dan BUMN berpatisipasi mengikuti pawai budaya mobil hias. Keberangkatan dimulai dari kantor pemda lalu finish di alun-alun kota. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar