Peristiwa

Masuk Musim Hujan, Waspadai Tanah Longsor di Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Topografi wilayah Kabupaten Malang yang lebih dominan perbukitan menjadikannya rawan terjadi bencana alam. Salah satu yang patut diwaspadai saat musim hujan seperti saat ini, adalah tanah longsor.

Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates Malang, Musripan menjelaskan bahwa adanya alih fungsi lahan hutan di area perbukitan menjadi salah satu penyebab banyaknya terjadi tanah longsor.

“Kalau asalnya hutan, atau mungkin banyak pepohonan, kemudian ditebangi jadi gundul, alih fungsi itulah yang berbahaya. Gampang longsor juga itu,” kata Musripan, Senin (23/12/2019).

Musripan menjelaskan, ketika musim hujan seperti saat ini, masyarakat akan merasakan dampak dari alih fungsi lahan tersebut. Air hujan yang turun bakal kehilangan media resapan.

“Alih-alih fungsi itu ya rawan. Coba bayangkan, musim hujan, harus diwaspadai betul, sebab kalau ada hujan deras, air itu tidak mampir, tidak bisa meresap kan, langsung ke bawah. Nah itu akan membawa material-material yang cukup bahaya,” jelasnya.

Lebih jauh, masyarakat diimbau selalu waspada dalam musim hujan ini. BMKG memprediksi, puncak musim hujan akan terjadi pada Februari mendatang. “Harus jaga-jaga juga. Katakanlah kalau puncaknya Januari, Februari itu, kita harus siap,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar