Peristiwa

Maskapai Saudi Arabia Beri Uang Santunan Jamaah Haji Meninggal di Pesawat

Nandir bin Marsup (81) haji asal Banyuwangi yang meninggal di dalam pesawat Saudi Arabia Airline (SAA) saat berada di penginapan haji di Arab Saudi, belum lama ini.(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com)– Maskapai penerbangan Saudi Arabia akan memberikan santunan khusus ke keluarga haji yang meninggal di pesawat. Tercatat, ada tiga orang haji yang meninggal di pesawat baik itu pemberangkatan maupun pemulangan.

Jamal, Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya menuturkan hingga hari ini, jumlah jemaah haji Debarkasi Surabaya yang meninggal dunia hingga kloter 52 sebanyak 64 orang. “61 orang meninggal di Arab Saudi, 1 orang meninggal di pesawat terbang ketika pemberangkatan dari tanah air menuju Bandara Jeddah, serta 2 orang yang meninggal di pesawat terbang saat pemulangan menuju tanah air,” papar Jamal, Selasa (3/9/2019).

“Pada kloter 48 yang landing pagi, ada satu jemaah haji yang meninggal di pesawat atas nama Bapak Nandir. Dia dan dua haji lain akan dapat Rp 125 juta per orang,” lanjutnya.

Jamal juga menjelaskan, sedangkan 61 haji yang meninggal lainnya, akan mendapatkan uang asuransi Rp 18 jutaan. Uang asuransi ini akan diberikan usai pelaksanaan debarkasi haji. “Jika pelaksanaan debarkasi haji selesai maka pihak keluarga bisa konsultasi untuk ambil asuransinya,” tandasnya.

Sementara untuk asuransi tiga haji yang meninggal di pesawat juga bisa ditanyakan ke petugas Kemenag Kanwil Jatim atau daerah. Hanya saja, tak berbeda dengan asuransi lainnya, asuransi dari maskapai juga akan diberikan usai pelaksanaan debarkasi haji. (man/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar