Peristiwa

Masih Membandel Keluar Malam, 27 Warga Gresik Kembali Dirapid Tes

Gresik (beritajatim.com) – Kebiasan masyarakat Gresik yang gemar ngopi dan kongkow-kongkow di jam malam, pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung. Buktinya, petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP kembali melakukan penyisiran. Hasilnya, ada 27 warga dibawa lalu dilakukan rapid tes.

Sebelumnya, petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP menyisir warung kopi yang berada di Jalan Raden Santri, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Soetomo, Jalan Kartini, Jalan Panglima Sudirman. Dari hasil itu, sejumlah warga yang kongkow-kongkow dibawa ke Polres Gresik.

Terkait dengan ini, petugas mengimbau kepada para penjaga atau pemilik untuk menutup warung dan memulangkan pengunjung. Tidak bosan-bosannya memberikan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan selama PSBB dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Kami lakukan rapid test juga ke-27 orang itu dan hasilnya semua negatif,” ujar Kabag Ren Polres Gresik, Kompol Sukri, Selasa (5/5/2020).

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik, Abu Hassan menambahkan warga yang melanggar penerapan PSBB itu langsung dipulangkan.

“Masyarakat kita beri himbauan dan dipulangkan. Jangan diulangi lagi,” imbuhnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar