Peristiwa

Masih Bertahan, Warga Tolak Pulang Tanpa Kades Lebak Jabung Non Aktif

Mojokerto (beritajatim.com) – Hingga pukul 15.30 WIB, warga Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto masih bertahan di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto. Warga menolak tawaran untuk pulang tanpa Kepala Desa (Kades) Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman.

Warga tak hanya laki-laki, namun juga emak-emak beserta anak-anak langsung menggelar istiqosah di depan kantor Kejari Kabupaten Mojokerto. Warga mengancam akan menduduki kantor Kejari Kabupaten Mojokerto bila Kedes Lebak Jabung non aktif Arif Rahman di tahan.

“Kalau Kepala Desa pulang, kita tidak pulang hari ini, kami akan tetap memilih bertahan disini. Kita hanya berharap Pak Arif diaktifkan kembali, dan bisa pulang bersama kita hari ini,” ungkap salah satu koordinasi aksi, Jumarudin, Senin (4/8/2020).

Sementara, Kades Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman masih menjalani pemeriksaan di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Mojokerto di lantai II.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto. Mereka menuntut pencabutan status Kepala Desa Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman sebagai tersangka kasus eksploitasi alam.

Dengan mengendarai enam truk dan satu mobil pick up, warga mendatangi kantor Kejari Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (3/8/2020). Tak hanya melakukan orasi, warga juga membentangkan banner berisi tuntutan warga.

Diantaranya, ‘Jika Kepala Desa Kami Arif Rahman dihukum maka semua dihukum’, ‘Kepala Desa Kami Pejuang Sejati’, ‘Kalau Kades Kami Dihentikan Semua Linmas Dibentikan’, ‘Singkirkan Penjajah Lebak Jabung’, ‘Kadeski Nek Dihukum Rakyat Siap Melok Dihukum, Lurahku Nek Dihukum Bubarno Desoku’. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar