Peristiwa

Masih Banyak Pelanggaran PSBB di Surabaya

Surat teguran PSBB yang dilayangkan pemerintah dan Polrestabes Surabaya, belum lama ini. (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masuk hampir dua pekan di Kota Surabaya. Hanya saja dari pelaksanaan tersebut, ternyata masih banyak pelanggaran dilakukan masyarakat.

Masker dan sarung tangan yang wajib dipakai pengendara atau warga kadang diabaikan. Jumlah batasan maksimum penumpang untuk kendaraan roda dua dan lebih juga masih banyak dilanggar.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra menjelaskan, pelanggaran PSBB ini menjadi perhatian kepolisian. Sebab, meski PSBB diberlakukan, angka positif virus corona juga masih besar.

“Ini menjadi titik fokus dan penekanan petugas kepolisian. Supaya nantinya bisa diterapkan sanksi tegas buat pelanggar PSBB. Sanksi ini diharapkan membuat warga jera akan pelanggaran PSBB selama ini,” katanya kepada beritajatim.com, Rabu (6/5/2020).

Lebih lanjut AKBP Teddy memaparkan, untuk data pelanggaran secara total belum ada. Hanya saja, rata-rata per hari bisa mencapai 50 surat teguran bahkan lebih dilayangkan. Sedangkan untuk mengantisipasi adanya pelanggaran PSBB di kawasan rumah makan, warkop dan tempat keramaian lainnya. Pihak kepolisian bersama Satpol PP, Linmas dan juga Dinas Perhubungan setiap hari melakukan patroli.

“Kayak akhir pekan kemarin perugas gabungan berhasil mengamankan 80 orang lebih berkerumun. Mereka dibawa ke Mapolrestabes untuk diperiksa kesehatannya dan diamankan sementara 24 jam. Jika hasil rapid tes positif dan reaktif, maka akan dilakukan tindakan lebih lanjut,” tandasnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar