Peristiwa

Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong

Mantan Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus Tutup Usia

Keponakan dan adik mantan Wali Kota Mojokerto, Mas'ud Yunus. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kabar duka datang dari mantan Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus. Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Kyai Ud tutup usia di RS Mitra Keluarga saat menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (27/8/2020) siang.

Keponakan Mas’ud Yunus, Istibsyaroh mengatakan, pihak keluarga mendapatkan kabar jika Kyai Ud sakit pada Rabu (26/8/2020) malam. “Keluarga mendapatkan kabar Kyai Mas’ud tadi malam sakit batuk, pilek dan sesak. Padahal selama ini tidak ada keluhan sakit seperti itu,” ungkapnya.

Masih kata Istibsyaroh, Kyai Ud kemudian dibawa ke klinik yang ada di Lapas Kelas I Surabaya. Namun hingga Kamis siang, pihak keluarga mendapat kabar jika Kyai Ud masih menjalani perawatan di klinik Lapas Kelas I Surabaya. Keluarga mendapatkan kabar Kyai Ud meninggal sekira pukul 12.30 WIB.

“Informasi yang diterima keluarga masih di klinik, tidak sempat dibawa ke rumah sakit infonya jadi pemulasaran jenazah dilakukan di klinik yang ada di Lapas. Ini sudah perjalanan ke sini (rumah duka di Lingkungan Suromulang, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto),” katanya.

Mas’ud Yunus tutup usia di umur 68 tahun. Mas’ud Yunus merupakan Wali Kota Mojokerto sejak 8 Desember 2013. Ia terpilih pada Pilkada Mojokerto tahun 2013. Ia adalah seorang santri dekat dari Ulama’ kenamaan di Mojokerto, KH Akhyat Khalimi. Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota pada masa kepemimpinan wali kota Abdul Gani Soehartono.

Mas’ud Yunus ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap pembahasan perubahan APBD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang tahun anggaran 2017. Dalam pengembangan penyidikan, penyidik KPK menemukan dua alat bukti atas dugaan turut serta cukup untuk menetapkan tersangka.

Masud Yunus diduga bersama-sama Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Mojokerto Wiwiet Febryanto memberikan hadiah atau janji kepada anggota DPRD Kota Mojokerto. Masud Yunus dijatuhi vonis 3,5 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, di Sidoarjo pada, Kamis (4/10/2018). [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar