Peristiwa

Sempat Buron

Mantan Kasi Bulog Sub Divre Wilayah Surabaya Selatan Ditahan Kejari Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Mantan Kasi Kemersil dan Pengembangan Bisnis Industri Bulog Sub Divre Wilayah Surabaya Selatan, Sigit Hendro Purnomo ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto. Tersangka kasus korupsi sebesar Rp1,7 miliar tersebut sempat buron selama satu tahun sebelumnya.

Dengan mengenakan rompi warna orange dan tas kresek warna merah, tersangka digiring dari lantai II kantor Kejari Kabupaten Mojokerto ke mobil dan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Kota Mojokerto di Jalan Taman Siswa. Tersangka sempat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait kabar dirinya.

Kepala Kejari Kabupaten Mojokerto, Rudy Hartono mengatakan, tersangka merupakan Kasi Kemersil dan Pengembangan Bisnis Industri Bulog Sub Divre Wilayah Surabaya Selatan tahun 2017-2019. “Sempat buron sekitar setahun, tersangka ditangkap Penyidik Kejati Jatim di Bandung Maret lalu,” ungkapnya, Rabu (12/6/2019).

Masih kata Kepala Kejari, karena wilayah masuk Kabupaten Mojokerto sehingga Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur melimpahkan tersangka dan barkas ke Kejari Kabupaten Mojokerto. Tersangka ditahan di Lapas Klas IIB Kota Mojokerto selama 20 hari kedepan.

“Kami tahan 20 hari untuk rampungkan dakwaan. Sementara masih sendiri tapi saya meyakini paling tidak dia bersama-sama. Tersangka dijerat Pasal 2 Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan merugikan keuangan negara sebesar Rp1,636 miliar,” katanya.

Sebelumnya, Tim Intelijen Kejati Jawa Timur menangkap Sigit Hendro Purnomo (34), tersangka kasus tindak pidana korupsi di Bulog Jatim dengan kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar. Warga Jalan Layur Blok D-11, Mojokerto ini sempat menjadi buron selama setahun dan baru berhasil dibekuk di Bandung pada, Kamis (21/3/2019). [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar