Peristiwa

Mandi Bersama Temannya, Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Brantas

Kediri (beritajatim.com) – Sesosok mayat maya pria ditemukan di tepi Sungai Brantas Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Korban diketahui seorang pelajar SMP yang sebelumnya tenggelam saat mandi.

Dari identifikasi Satreskrim Polresta Kediri korban bernama Rahmad Romadon (15). Pelajar asal Dusun Telukan, Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri ini sebelumnya memang dicari karena tenggelam di sungai.

Orang yang pertama menemukan jeazahnya ialah Abdul Wahid. Warga Desa Petok ini hendak mencari ikan di sungai. Alangkah terkejutnya saksi saat melihat ada sesosok mayat tersangkut di pohon bambu yang ada pinggir sungai.

Selanjutnya saksi memberitahu perangkat desa setempat Agus Saiful Gozi. Penemuan mayat itu kemudian dilaporkan ke kantor polisi. Sehigga petugas datang ke lokasi untuk melakukan Olah TKP.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi mengatakan, sebelumnya korban telah dilaporkan menghilang karena tenggelam di Sungai Brantas. Korban hanyut saat mandi bersama lima orang temannya.

Peristiwa nahas itu berlangsung di Sungai Brantas kawasan Dusun Telukan, Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluih, Kabupaten Kediri, pada Minggu 12 April 2020 sekira pukul 15.00 WIB.

Saat berenang, teman korban bernama Alfin hendak tenggelam. Korban berusaha menolong dengan menggapai tubuh temannya itu. Tetapi, korban justru terseret arus dan terhanyut. Sedangkan Alfin selamat.

“Dari identifikasi yang kami lakukan bersama tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban kemudian kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas AKP Kamsudi. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar