Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Makelar Penumpang Bus Magetan Meninggal dengan Mulut Berbusa

Pihak kepolisian saat mengevakuasi jenazah Subekti yang meninggal di warung kosong di kawasan Pasar Maospati II, dekat Terminal.Maospati, Magetan, Jumat (22/10/2021) (Foto: Heru Irawan for beritajatim.com)

Magetan (beritajatim.com) – Warga yang berada di sekitaran Pasar Terminal Maospati Kabupaten Magetan Jumat siang (22/10/2021) dikagetkan dengan ditemukannya subekti warga Malang Kecamatan Maospati yang meninggal dunia di dalam warung kosong.

Pria 64 tahun yang setiap hari bekerja sebagai makelar penumpang di Terminal Maospati ini pertama kali ditemukannya oleh temannya yang saat itu sedang mengantar minuman. Tetapi ternyata korban sudah dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Polisi dan tim kesehatan yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban korban murni meninggal dunia diduga akibat sakit yang dideritanya.

‘’Setelah Sholat Jumat, temennya Pak Bekti ingin memberi minuman, namun saat diketuk pintu warung, tidak ada jawaban kemudian masuk. Pak Bekti dalam keadaan tidur di atas kursi bambu. Pas dibangunkan, tidak ada respon. Kemudian saya dipanggil, dan saya lihat diketahui Pak Bekti sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan keadaan mulut mengeluarkan busa,’’ kata Suwarsih, warga setempat.

Menurut keterangan sang istri, Rusmini, Subekti jarang sekali pulang ke rumah. Pria itu tak kuat jalan kaki setiap hari sampai rumahnya karena tak ada kendaraan. Sehingga, dia kerap beristirahat di warung itu.

‘’Di rumah kami merawat anak yang menderita gangguan disabilitas. Suami yang bekerja, tapi sementara hanya jadi makelar bus saja, kadang serabutan kalau sempat,’’ katanya.

Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar