Peristiwa

Makam Syech Maulana Malik Ibrahim Gresik Rencana Direhab

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) kiri saat ziarah di Makam Syech Maulana Malik Ibrahrim

Gresik (beritajatim.com) – Makam Syech Maulana Malik Ibrahim diajukan untuk direhabilitasi. Hal ini dilakukan karena makam penyebar agama islam di Pulau Jawa itu saat hujan deras kerap kebanjiran.

Posisi makam dengan pembuangan air lebih rendah. Sehingga, saat intensitas hujan deras makam wali songo tersebut kemasukan air.

Pengajuan rehabilitasi dikemukakan oleh Bupati Gresik H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Aminatun Habinah (Bu Min), saat berziarah bersama Forkopimda dalam rangka memperingati Hari Kota Gresik dan Kabupaten Gresik.

Sebelum melakukan ziarah, orang nomor satu di Gresik tersebut berbicara langsung dengan salah satu pengelola makam Syech Maulana Malik Ibrahim.

“Saya meminta ada pengajuan rehabilitasi makam. Sebab, saat hujan deras air masuk ke area makam,” ujarnya, Senin (8/03/2021).

Gus Yani juga meminta kepada pengelolah supaya di area makam juga dibuatkan selokan air. Hal ini agar air yang masuk ke makam bisa teresap keluar.

Terkait dengan rehabilitasi ini, salah satu pengelola Makam Syech Maulana Ibrahim Gresik, Taufiq Harris mengatakan, mengenai rehabilitasi harus ada kordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto.

“Sesuai UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Rehabilitasi makam diatur di undang-undang tersebut. Sebab, ada beberapa zona yang masuk cagar budaya. Di antaranya zona inti, pendukung, dan pengembang,” pungkasnya.

Sebelum berziarah ke Makam Syech Maulana Malik Ibrahim, beberapa Forkopimda Gresik antara lain Pj Sekda Pemkab Gresik, Abimanyu Pontjo Antmodjo Iswinarno, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres AKBP Arief Fitrianto, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Gresik terlebih dulu berziarah ke Makam Sunan Giri dan Sunan Prapen. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar