Peristiwa

Mak Susi Bantah Lakukan Diskriminasi RAS saat Aksi di Asrama Papua

Mak Susi didampingi kuasa hukumnya saat mendatangi Polda Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Tri Susanti alias Mak Susi, tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang memicu pengepungan terhadap asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, meyakini tak melakukan tindakan diskriminasi RAS sebagaimana sangkaan penyidik Polda Jatim.

“Saya tidak melakukan diskriminasi RAS,” ujar Susi, Senin (2/9/2019) ditemui di Polda Jatim.

Terkait penetapan dirinya sebagai tersangka, apakah akan melawan dengan mengajukan praperadilan? Susi mengaku akan melakukan diskusi lebih dulu dengan kuasa hukumnya untuk memikirkan langkah praperadilan tersebut.

“Belum tau nanti biar diskusi dulu kita,” ujar Susi.

Sebelumnya, Tri Susanti alias Mak Susi akhirnya datang memenuhi panggilan penyidik Subdit Cyber Crime Polda Jatim sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang memicu pengepungan terhadap asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Didampingi kuasa hukumnya, Sahid, eks Caleg Garindra itu mengaku siap diperiksa karena kondisinya sudah membaik.

“Insya Allah siap. Kemarin gak datang karena kecapekaan,” jelas Susi. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar