Peristiwa

Mahfud MD: Pariwisata Alam Banyuwangi Lebih Sehat

Banyuwangi (beritajatim.com) – Menkopolhukam Mahfud MD menyatakan, kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Banyuwangi menjadi simbol bahwa era tatanan baru harus diiringi dengan semangat untuk produktif sekaligus aman dari Covid-19.

Mahfud mengatakan, new normal pariwisata diawali dengan pembukaan pariwisata berbasis alam. Sejumlah taman nasional dan taman wisata alam mempersiapkan diri dengan protokol kesehatan ketat.

“Ini adalah aksi pararel perang melawan Covid-19 sekaligus menjalankan ekonomi secara bertahap.  Kunjungan presiden ke Banyuwangi secara simbolis ingin menunjukkan kepada daerah bahwa new normal pariwisata bisa digerakkan dengan protokol kesehatan ketat, ” kata Mahfud, saat membuka rakor evaluasi new normal pariwisata se-Indonesia yang digelar dari Pendopo Kabupaten Banyuwangi,  Kamis (25/6/2020).

Pariwisata alam, menurut Mahfud, dipilih sebagai sektor ekonomi yang dibuka pertama ke depannya karena memberikan dampak positif bagi kesehatan, baik fisik maupun psikologis, di masa pandemi.

“Pariwisata alam ini lebih sehat,” imbuhnya.

Banyuwangi sendiri, lanjut Mahfud, dipilih Jokowi untuk mengawali pariwisata new normal karena sejumlah pertimbangan. Pertama Banyuwangi bukanlah daerah zona merah.

“Banyuwangi bergerak dari zona oranye ke kuning, bahkan berpeluang hijau. Untuk menjalankan ekonomi new normal harus diperhatikan. Jika bergerak ke merah lagi, maka new normal harus dikurangi,” ujarnya.

Kedua, Banyuwangi memiliki wisata alam yang eksotis.  Tatanan baru pariwisata Banyuwangi juga telah dijalankan secara rapi.

“Makanya presiden memilih Banyuwangi,” urainya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, sampai saat ini pihaknya terus membenahi skenario new normal pariwisata. Mulai dari sertifikasi protokol kesehatan hingga penggunaan teknologi untuk mendukung protokol.

”Arahan Presiden Jokowi, para menteri, Pak Doni Monardo, Ibu Gubernur, dan perhatian besar Pangdam Brawijaya serta Kapolda Jatim menjadi pendorong bagi kami untuk terus berbenah,” ujar Anas.

Acara dihadiri Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat Doni Monardo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah, Kapolda Jatim Irjen Fadil Imran, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Rakor tersebut juga diikuti secara virtual oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar