Peristiwa

Mahasiswi Sampang Jadi Korban Begal Payudara

Foto: ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Perempuan berinisial MN (18) warga Kecamatan/Kabupaten Sampang, ungkap aksi pelaku begal payudara sekaligus korban kelakuan bejat tersangka.

MN menjadi korban pembegalan payudara saat melewati jalan sepi terpatnya Jalan Rajawali. Bukan tanpa alasan, karena korban menghindari banjir dan memilih jalan alternatif.

Tanpa disadari, ada satu orang mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor hingga sampai ke daerah yang sepi kemudian pelaku melancarkan aksinya.

“Saya kira hendak merampas handphone, ternyata memegang bayudara saya,” kata korban, Kamis (8/4/2021).

Korban yang berstatus sebagai mahasiswi tersebut masih ingat dengan wajah pelaku. Pasalnya, dia tidak memakai masker ataupun penutup muka.

“Saya bersyukur pelaku begal payudara tersebut telah ditangkap dan dijebloskan ke dalam tahanan,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, inisial SA (35) warga Desa Apaan, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, diamankan polisi lantaran kerapkali nekat mengerayangi setiap wanita yang sebelumnya sengaja diincar untuk dibegal payudaranya.

“Tersangka melakukan aksi bejat itu hanya ingin memuaskan rasa penasarannya terhadap perempuan yang menurut tersangka mempunyai payudara besar,” kata Ipda Syafriwanto, KBO Reskrim Polres Sampang.

Safri menambahkan, aksi pembegalan payudara tersebut sudah memakan puluhan korban dengan 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP).[sar/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar