Peristiwa

Mahasiswa Unair Duduki Kantor DPRD Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ratusan mahasiswa dari Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga di Banyuwangi melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Banyuwangi. Mereka menyampaikan pendapat mengenai lima hal yang dinilai cacat secara hukum.

Tak seperti biasa saat melakukan aksi massa terkesan bringas , tapi mahasiswa ini menyampaikan dengan santun. Bahkan, mayoritas dari mereka melakukannya dengan duduk bersila di lantai.

Ada 5 tuntutan dalam aksi mahasiswa ini. Paling utama, menolak RUU KPK karena dinilai sebuah tindakan yang inkonstusional dan cacat secara prosedural hukum.

“Sehingga kami membawa 5 tuntutan, yang pertama kami mendesak presiden menerbitkan peraturan pengganti perundang-undangan. Kedua, mendesak DPR dan Presiden melibatkan seluruh akademisi dalam proses perancangan perundangan,” Korlap Aksi Nouval Witartono, Rabu (25/9/2019).

Tidak hanya itu, Nouval juga meminta agar wakil rakyat di DPRD Banyuwangi mendukung keinginan mahasiswa. “Kami juga menuntut judisial review, dan pengesahannya tidak bisa diterima. Serta menuntut DPRD Banyuwangi untuk mendukung menolak pengesahan UU KPK dan mendukung agar KPK dikembalikan seperti semula,” katanya.

Aksi di depan ruang rapat khusus itu ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ali Mahrus. Politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai, ada tiga unsur dalam pemerintahan yang harus dipahami. “Pertama Government pemerintah itu sendiri baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Kedua, civil society yaitu rakyat itu sendiri dan yang ketiga adalah stakeholder,” katanya.

Dalam kaitannya, aksi dan tuntutan mahasiswa tersebut, baik Ali Mahrus, Michael Edy Hariyanto dan beberapa anggota DPRD lainnya mendukung. Bahkan, mereka menyetujui untuk memberikan tanda tangan bermaterai di atas kertas tuntutan mahasiswa.

“Kami dukung apa yang dilakukan mahasiswa. Gerakan mahasiswa menandakan kemajuan suatu bangsa. Saya dan anggota DPRD lainnya mengapresiasi yang dilakuakan mahasiswa ini. Kami juga menerima tuntutan itu dan akan menyampaikan ke pusat,” pungkasnya. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar