Peristiwa

Mahasiswa Papua di Jember Berkeringat Ikut Turnamen Futsal

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersalaman dengan mahasiswa Papua yang mengikuti turnamen futsal Kapolres Cup 2019

Jember (beritajatim.com) – Situasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejauh ini tidak terpengaruh dengan ketegangan di Surabaya dan Malang terkait konflik yang melibatkan mahasiswa Papua. Bahkan mahasiswa Papua mengirimkan tim untuk mengikuti turnamen futsal Kapolres Jember Cup.

“Tadi malam sahabat-sahabat Papua dengan klub Cendrawasih bertanding dan alhamdulillah menang 4-1 atau 5-1. Insya Allah untuk di Jember, suasana guyub dan kondusif. Kita sama-sama menjaga kondusivitas, keamanan, dan kenyamanan wilayah masing-masing,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Selasa (20/8/2019).

Ada sekitar 200 orang mahasiswa Papua yang tergabung dalam Permapa (Persatuan Mahasiswa Papua) di Jember. “Kemarin kami sudah bincang-bincang di rumah kontrakan kawan-kawan. Kami sudah bertemu dengan Ketua (mahasiswa) Papua dan yang dituakan,” kata Kusworo.

Kusworo berharap mahasiswa Papua bisa mengenyam pendidikan dengan baik. “Kami TNI Polri menjamin keamanan sahabat-sahabat Papua semua yang ada di Kabupaten Jember,” kata Kusworo.

Kusworo meminta agar mahasiswa Papua tidak terprovokasi oleh kabar bohong. “Kita serahkan (peristiwa) di Surabaya dan Malang ditangani yang bersangkutan (polisi) di wilayah masing-masing. Insiden tersebut bukan merepresentasikan masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Kusworo berharap agar konflik yang melibatkan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang dihadapi dengan kepala dingin. “Kita semua bersaudara,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar