Peristiwa

Mahasiswa Pamekasan Kepung Gedung DPRD

Pamekasan (beritajatim.com) – Ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di kabupaten Pamekasan, mengepung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat di Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Jum’at (27/9/2019).

Mereka berunjuk rasa mendukung rekan-rekan mahasiswa yang melakukan aksi serupa di Jakarta, dalam rangka menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Kami disini melakukan aksi damai bersama rekan-rekan mahasiswa dari berbagai kampus di Pamekasan, hal ini kami lakukan sebagai upaya meminta DPRD Pamekasan menyampaikan aspirasi kami menolak pengesahan RUU KUHP yang sarat kontroversi,” kata salah satu orator aksi.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta izin kepada aparat kepolisian yang stanby di depan pintu luar gedung wakil rakyat, untuk masuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat. Namun hal tersebut ditolak oleh aparat demi menjaga berbagai kemungkinan.

“Bapak polisi yang terhormat, kami hanya ingin menyampaikan aspirasi kami secara langsung dan izin masuk ke gedung wakil rakyat. Hal ini juga tidak ada larangan, karena ini merupakan gedung rakyat,” sambung salah satu orator lainnya.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir sejumlah anggota dewan menemui massa peserta aksi yang berkumpul di depan kantor wakil rakyat, di antaranya Ali Masykur, Khairul Umam, Masykur Rasyid, Rosyid Fanshori, Serta beberapa anggota legislatif lainnya.

Pantauan di lapangan, ribuan mahasiswa tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi di Bumi Gerbang Salam. Sebagian besar di antaranya merupakan mahasiswa dari Universitas Madura (UNIRA) yang dilengkapi dengan bendera dari masing-masing BEM Fakultas.

Termasuk juga mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, yang juga tampak bergabung bersama ribuan massa di sepanjang Jl Kabupaten. Perwakilan mahasiswa dari Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, dan sejumlah mahasiswa dari kampus lainnya. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar