Peristiwa

Mahasiswa Jember Bersihkan Sampah Usai Demo Tolak Omnibus Law

Jember (beritajatim.com) – Sejumlah mahasiswa membersihkan sampah yang ditinggalkan peserta aksi usai unjuk rasa menolak Undang-Undang Omnibus Law, di depan gedung DPRD Jember, Kamis (8/10/2020).

Mereka membawa kantong plastik dan memasukkan sampah-sampah gelas mineral, kertas, dan lain-lain. Sepuluh orang di antaranya adalah mahasiswa asal Papua. “Kami membantu saja sebelum kami pulang, karena sampah-sampah ini tadi kami yang bawa,” kata Niko Agaki, mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Mandala.

Niko mengatakan, membersihkan sampah bekas aksi sudah beberapa kali dilakukan mahasiswa Papua setiap kali ikut aksi. Ini bagian dari tanggung jawab para mahasiswa. Aksi demo menentang omnibus law diikuti ribuan orang mahasiswa. Sempat terjadi aksi pelemparan batu yang membuat kaca di gedung DPRD Jember pecah. Namun aksi berakhir damai tanpa bentrokan. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar