Peristiwa

Mahasiswa dan FRPB Pamekasan Tanam Seribu Pohon

Pamekasan (beritajatim.com) – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, menggelar simulasi penanggulangan bencana serta penanaman Seribu Pohon di Desa Kertagenah Dheje, Kecamatan Kadur, Minggu (4/8/2019).

Kegiatan dalam rangkaian program Mahasiswa Mengabdi Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) XXIV Berbasis Participatory Action Research (PAR) 2019, digelar bersama Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan.

“Menjelang masa akhir program pengabdian kami bersama masyarakat, kami bersama FRPB Pamekasan menggelar simulasi bencana sekaligus penanaman seribu pohon di Desa Kertagenah Dheje, Kecamatan Kadur,” kata Koordinator Desa Kelompok 15 PKN IAI Al-Khairat Pamekasan, Abd Fattah.

Kepala Desa Kertagenah Dheje, bersama Mahasiswa PKN IAI Al-Khairat Pamekasan, melakukan tanam bibit pohon.

Selama sebulan terakhir di lokasi pengabdian, pihaknya bersama mahasiswa lainnya mencoba untuk menggali berbagai potensi yang ada di desa setempat. Sehingga digagas program penanggulangan bencana sekaligus penanaman pohon di lokasi yang dicanangkan sebagai salah satu destinasi wisata.

“Salah satu potensi desa yang kami ketahui, disini terdapat satu potensi wisata alam dengan pemandangan menarik dan mempesona. Hanya saja kondisinya masih terlihat gersang, sehingga kami mencoba untuk melakukan program penanaman seribu pohon,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya berharap program tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk salah satu potensi di desa setempat. “Semoga dengan kegiatan ini, nantinya bermanfaat bagi masyarakat di desa Kertagenah Dheje, Kecamatan Kadur,” harapnya.

Sementara perwakilan FRPB Pamekasan, Budi Cahyono menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa PKN yang sudah memberikan peluang untuk mensosialisasikan program penanggulangan bersama masyarakat di desa Kertagenah Dheje, Kadur.

“Pertama kami sampaikan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dari IAI Al-Khairat Pamekasan dan IAIN Madura, yang sudah mengajak kami untuk menyampaikan sosialisasi terhadap penanggulangan bencana di desa ini,” kata Budi Cahyono.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan program tersebut juga bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. “Jadi selain simulasi bencana kebakaran, tadi kami juga melakukan program tanam seribu pohon sebagai upaya penghijauan di desa Kertagenah Dheje,” jelasnya.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya di desa Kertagenah Dheje, sehingga dengan kegiatan ini bisa menjadi pengalaman berharga sekaligus selalu waspada terhadap adanya bencana,” pungkasnya. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar