Peristiwa

Luruk Kantor Bupati Malang, 1.280 Sopir Belum Teriman Bantuan Korlantas Polri

Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 1280 sopir angkutan umum yang berada di Kabupaten Malang, mendatangi Pendopo Kabupaten Malang Jalan Panji, Kota Kepanjen, Selasa (12/5/2020).

Mereka datang bersama-sama untuk menagih janji pemberian bantuan berupa Jaring Pengaman Sosial ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sebesar Rp 600 ribu untuk para sopir yang ada di Kabupaten Malang.

“Kami sudah mengumpulkan data sopir ke Dishub Kabupaten Malang pada 16 April lalu. Seharusnya diakhir bulan April sudah dibagikan tapi sampai saat ini belum ada JPS,” kata Koordinator Sopir Angkutan Umum, Narko, Selasa (12/5/2020).

Menurut Narko, selama proses menunggu itu dirinya terus berusaha untuk meminta kejelasan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Malang. “Alasannya masih dalam proses validasi. Lah teman-teman ini sudah tidak sabar soalnya kan bantuan dari Polres Satlantas itu sudah cair kok dishub tidak bisa? Ada apa ini?,” tegasnya

Untuk itu, Narko berharap bisa menemui Bupati Malang, HM Sanusi untuk meminta kejelasan nasib para sopir yang tak kunjung dapat bantuan.

“Kami akan menunggu sampai pak Bupati soalnya biar jelas bagaimana nasib kami. Ini kami sudah mulai April soalnya. Masak pulang tetap gak bawa hasil,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar