Peristiwa

Uji Coba New Normal di Ponorogo

Lupa Tak Pakai Masker, Disanksi Menghafal Pancasila

Seorang pengguna jalan dihentikan petugas gabungan karena tidak memakai masker

Ponorogo (beritajatim.com) – Tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polisi dan TNI melakukan penertiban di daerah Ponorogo yang dijadikan tempat uji coba new normal. Salah satunya di jalan Gajah Mada. Tim yang masuk dalam satgas penanggulangan Covid-19 tersebut melakukan penertiban masyarakat yang tidak memakai masker.

“Razia masker di tempat uji coba new normal ini akan rutin digelar, minimal tiga kali dalam seminggu. Tempatnya pun berpindah-pindah, hari ini di jalan Gajah Mada,” kata koordinator lapangan razia masker, Setyo Budiono, Senin (8/6/2020).

Budi sapaan akrab Setyo Budiono mengungkapkan, dari beberapa kali razia masker, kesadaran masyarakat untuk memakai masker meningkat. Namun, masih juga ditemukan pelanggaran. Dari razia tersebut, setidaknya ada 17 orang yang melintas di jalan tersebut yang tidak menggunakan masker.

“Ada 17 orang yang tidak memakai masker. Diantara ada yang membawa tapi lupa tidak dipakai,” kata laki-laki yang juga menjabat sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo itu.


Setyo Budiono memberi dan memakaikan masker kepada warga yang melintas di jalan Gajah Mada. [Foto/Istimewa]
Bagi pelanggar yang masih berusia muda, kata Budi, pihaknya terpaksa melakukan hukuman disiplin. Diantara dengan menyanyi, membaca Pancasila dan diminta push up lima kali. Setelah melaksanakan hukuman itu, yang bersangkutan lalu diberikan masker oleh petugas.

“Sanksi yang diberikan petugas sajauh ini masih sanksi ringan. Tidak lupa mereka juga dihimbau selalu menggunakan masker dalam segala aktivitasnya. Selain itu juga dihimbau untuk mematuhi protokol pencegahan Covid-19 di new normal ini,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar