Peristiwa

Luapan Air Mulai Genangi Rumah Warga di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sedikitnya tiga kelurahan berbeda di kecamatan Pamekasan (Kota), mulai tergenang air akibat luapan air sungai dengan kondisi air laut tengah pasang, Sabtu (22/2/2020) malam.

Luapan air dari aliran sungai di wilayah terpekotaan tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang cukup deras terjadi sejak siang, kondisi tersebut mengakibatkan air meluap hingga pemukikan warga di tiga kelurahan berbeda di Pamekasan.

Tiga kelurahan yang mulai tergenang air meliputi Kelurahan Juncancang, Parteker dan Kelurahan Patemon. “Genangan ini akibat luapan air sungai, salah satunya karena kiriman dari wilayah utara, ditambah kondisi air laut yang masih pasang,” kata Kepala Badan Penanggulanhan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalul Firdaus.

“Untuk sementara genangan air terjadi di tiga kelurahan berbeda di Pamekasan, di antaranya di Jl Ghazali dan Shinhaji, Laden, Patemon, Gurem, Jagalan, Juncancang. Luapan air ini terjadi mulai pukul 20:00 WIB,” sambung pria yang akrab disapa Pak Akmalul.

Saat ini pihaknya bersama instansi terkait mulai bergerak untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk mengevakuasi sejumlah warga yang berada di sekitar area sungai. “Petugas sudah bersiap, tadi kita juga sudah melakukan evakuasi warga di Shinhaji,” jelasnya.

“Selain itu, kami juga sudah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Sebab selain petugas yang sudah mulai stanby, juga sejumlah peralatan lainnya juga mulai dipersiapkan,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar