Peristiwa

Luapan Air Kali Lamong Mulai Surut

Gresik (beritajatim.com) – Luapan air Kali Lamong yang menyebabkan banjir sejak Rabu (26/2) lalu mulai surut. Kendati surut, genangan air masih menggenangai Jalan Raya Morowudi Cerme, Gresik.

Pantauan di lapangan, lokasi yang masih cukup parah tergenang banjir terjadi di Perumahan Prismaland, Cerme. Perumahan itu masih tergenang cukup dalam. Sekitar 80 sentimeter hingga 1 meter. Meski demikian, beberapa titik di perumahan itu sudah mengalami penurunan yang cukup drastis.

Imbas banjir yang masih menggenangi Perumahan Primaland Cerme membuat warga setempat mengungsi.

Menurut laporan petugas tanggap bencana (Tagana) Gresik, luapan air yang sebelumnya masih menggenangi Kecamatan Cerme sudah mulai surut. Kemudian, di wilayah Benjeng dan Balongpanggang sebagian besar wilayah sudah mengering.

“Sabtu kemarin (28/2) Desa Deliksumber yang sisi pinggir kali sempat tergenang lagi. Namun, sudah surut,” ujar anggota Tagana, Abdul Mukid, Minggu (29/02/2020).

Ia menambahkan, Kondisi itu karena memang debit Kali Lamong yang sebelumnya menutupi permukaan kini sudah menurun. Di jembatan Boboh, Menganti misalnya. Sebelumnya, ketinggian air hingga menutupi pepohonan sekitar. Bahkan, meluber ke tambak dan persawahan. Namun, kemarin permukaan itu sudah mulai menurun. Kalau tidak hujan deras lagi, diprediksi hari ini bisa mengering.

Terkait adanya banjir tersebut, DPRD Gresik bakal melangsungkan rapat paripurna internal terkait interpelasi penanganan Kali Lamong. Rapat itu bakal dihadiri 50 wakil rakyat Gresik.

Nntinya dalam paripurna itu bakal membahas terkait formula penggunaan hak interpelasi kepada Tim Pemkab Gresik. Setelah formula itu matang, paripurna terbuka yang juga diikuti oleh eksekutif rencananya bakal dilangsungkan 16 Maret nanti.

“Tinggal diparipurnakan untuk membahas teknisnya kemudian nanti kami undang pihak Pemkab Gresik,” tandas Ketua Fraksi F-PKB Abdul Qodir. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar