Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Lowongan Kerja BUMN, Permintaan SKCK di Polrestabes Surabaya naik 4 Kali Lipat

Antrian pencarian SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Ada yang berbeda di Polrestabes Surabaya, utamanya di loket pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Jika pada hari biasa antrian hanya didalam gedung, Ratusan orang terlihat mengantri hingga lapangan depan Polrestabes Surabaya untuk membuat SKCK, Senin (18/04/2022).

Dari keterangan yang diperoleh, mayoritas warga Surabaya mengantri SKCK untuk memenuhi persyaratan melamar pekerjaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Firman (25) salah satu pemohon, mengaku dirinya ikut mengantri untuk mengurus keperluan melamar pekerjaan. Namun, ia menuturkan, SKCK tersebut bukan hanya untuk mendaftar di BUMN.

“Saya datang dari jam 11, belum dapat nomor antrian, saya juga daftar lewat online dan disuruh datang,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, M Fakih mengatakan, pemohon SKCK di Polrestabes Surabaya meningkat hingga 4 kali lipat. Jika di hari-hari biasanya hanya 90 hingga 100 pemohon, sekarang menjadi 400 pemohon.

“Hari ini karena ada pembukaan pendaftaran BUMN kemudian beasiswa yang dari Pemkot ditambah lagi pendaftaran terakhir hari ini Akpol. Utamanya itu, yang lain-lain juga banyak,” ujar Fakih saat dikonfirmasi.

Ditanya apakah Polrestabes Surabaya menambah petugas untuk melayani pemohon, Fakih menegaskan, pihaknya tidak menambah jumlah petugas, namun menambah jam operasional untuk melayani masyarakat Surabaya.

“Biasanya sampai dengan Jam 14.00 WIB, namun karena hari ini begitu banyak, ya tetap kita layani. Kita melayani sampai nanti selesai,” tuturnya.

Lebih lanjut Fakih menghimbau bagi masyarakat yang ingin membuat SKCK, masyarakat bisa mendaftar secara online melalui website skck.polri.go.id. Setelah mendaftar. Nantinya, masyarakat langsung datang ke Polrestabes Surabaya untuk mencetak SKCK.

“Pendaftaran online mempermudah saja. Nanti persyaratannya apa saja itu lewat online, jadi nanti datang ke Polrestabes Surabaya ambil antrian, kemudian cetak,” pungkasnya. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar