Peristiwa

Longsor Terjang Rumah di Pulung Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Hujan deras yang terjadi pada Sabtu (5/12/2020) sore kemarin, menyebabkan terjadinya tanah longsor di beberapa titik di Kecamatan Pulung Ponorogo.

“Kejadian tanah longsor kemarin terjadi di dua desa, yakni Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran,” kata Kapolsek Pulung Iptu Hariyadi, Minggu (6/12/2020) pagi.

Tanah longsor di Desa Wagirkidul, tepatnya terjadi di Dukuh Dresi RT 01 RW 01, akibatnya dinding ruang tamu milik Slamet riyanto jebol terkena material longsoran dari tebing belakang rumahnya. Dinding jebol itu setinggi 3 meter dan panjang 4 meter. Sementara tebing yang longsor itu memiliki tinggi 10 meter, lebar 5 meter dengan ketebalan 1 meter. Atas kejadian ini, pemilik rumah diperkirakan menelan kerugian materi sekitar Rp 10 juta.

Tanah Longsor

“Saat itu pemilik rumah mendengar suara gemuruh, sesat dilihat dinding ruang tamunya sudah jebol oleh longsoran tanah. Menurut keterangan pemilim rumah kejadian ini masih yang pertama, sebelumnya belum pernah terjadi,” kata Hariyadi.

Sementara itu kejadian tanah longsor yang terjadi di Desa Banaran itu menimpa 3 rumah warga. Yakni di rumah Sujito dan Jarnu di Dusun Tangkil RT 03 RW 02. Dan Poniran di RW 02 RW 02. Seperti yang terjadi di Desa Wagirkidul, saat kejadian para korban mendengar suara gemuruh. Saat dilihat, ternyata tebing yang dibelakang rumah longsor. Dan menimpa tempat pembuatan tahu milik Sujito serta dapur belakang rumah milik Jarnu. Sedangkan lonsoran juga menimpa rumah bagian belakang milih Poniran. Kerugian material dari longsor yang menimpa 3 titik di Desa Banaran ini diperkirakan mencapai Rp 16 juta.

“Korban yang di Deda Banaran ini mengaku kejadian ini merupakan yang kedua, sebelumnya mereka pernah mengalami dengan titik longsor yang sama,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar