Peristiwa

Longsor, Tebing 15 Meter di Lereng Wilis Timpa Rumah

Kediri(beritajatim.com) – Hujan deras yang turun selama 8 jam menyebabkan tebing setinggi 15 meter di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Dusun Beru, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri longsor. Material tanah bercampur batu kemudian menimpa sebuah rumah warga.

Rumah tersebut milik Pujiono. Rumah dari kayu mengalami kerusakan berat hingga terpaksa dibongkar. Beruntung, tidak ada korban dalam musibah ini. Menurut Pujiono, peristiwa itu terjadi pada Jumat (1/1/2021) selepas magrib. Sebelum longsor, kawasan di pegunungan tersebut diguyur hujan deras selama kurang lebih 8 jam.

“Hujan turun mulai pukul 09.00 WIB hingga petang tanpa berhenti. Saat kami berada di dalam rumah terdengar bunyi gemuruh dari dinding belakang. Saya langsung membawa keluarga keluar,” kata Pujiono, Sabtu (2/1/2021) pagi.

Pujiono menyelamatkan diri dengan keluar dari rumah. Dia membawa istri dan satu orang anaknya mencari tempat aman. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, rumahnya pun tertimpa material longsor.

Sejak pagi hari tadi warga sekitar membongkar rumah milik Pujiono. Mengingat tebing yang longsor kondisinya masih sangat rawan. Apalagi mendung tampak menyelimuti kawasan tersebut sehingga berpotensi hujan.

Sementara itu, longsor yang terjadi pada tebing setinggi 15 meter tersebut juga menyebabkan dua rumah warga lain terancam. Rumah tersebut milik Dukut dan Tumi. Posisinya ada di lereng, tepatnya di atas rumah Pujiono. [nm/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar