Peristiwa

Longsor di Tugurejo Slahung, 16 Warga Mengungsi

Kondisi lokasi, pasca tanah longsor terjadi.(foto /Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Tugunongko Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Ponorogo. Akibat kejadian tersebut, tercatat ada 16 orang dari 6 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi.

Kepala Desa Tugurejo, Siswanto mengungkapkan bahwa bencana tanah longsor terjadi pada Rabu (4/3/2020) sore kemarin sekitar pukul 5 sore. Dia menyebut jika lokasi longsor merupakan lahan milik Perhutani. Namun lokasinya sangat dekat dengan pemukiman warga. “Maka warga yang dekat dengan lokasi longsor, kami himbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Siswanto menyebut jika lokasi longsor sebelumnya sudah retak sedalam 2 meter. Selain itu lokasi tersebut juga pernah terjadi longsor pada tahun 2018 lalu. Namun, tidak sebesar dan separah pada saat ini. Dimungkinkan longsor akan terjadi lagi, mengingat intensitas hujan di kecamatan sebelah selatan Ponorogo itu masih cukup tinggi. “Dulu tahun 2018 pernah longsor namun tidak separah ini,” pungkasnya.

Menurut pemantauan beritajatim.com, sejumlah petugas gabungan dari BPBD, Dinsos dan relawan masih berjaga di lokasi pengungsian. Petugas juga melakukan cek kesehatan serta memberikan bantuan berupa makanan pokok dan kebutuhan lainnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar