Peristiwa

Lindas Penumpang Motor Hingga Tewas di Jalan Raya Lasem Sidayu, Sopir Truk Kabur

Gresik (beritajatim.com)- Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Raya Lasem Sidayu, Gresik, seperti film action. Kecelakaan yang melibatkan penumpang motor Honda Supra X nopol W 3368 BM dengan dump truk nopol K 1543 QD sempat terjadi kejar-kejaran.

Pasalnya, usai dump truk melindas Astuti (53) penumpang motor yang dibonceng hingga tewas. Pengemudi dump truk nopol K 1543 QD yang dikemudikan Septa Kusbiantoro (43), warga asal Desa Mantingan RT 02 RW 02, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah.
malah memilih kabur.

Saat pengemudi dump truk tersebut melarikan diri. Warga yang di sekitar Jalan Raya Lasem Sidayu, Gresik, mencoba mengejar. Selain berusaha menghentikan laju dump truk tersebut. Warga juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dukun dan Sidayu sebelum akhirnya berhasil dihentikan oleh petugas Polsek Dukun Gresik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan. Kecelakaan ini bermula saat pengendara motor Honda Supra X nopol W 3368 BM (belum diketahui identitasnya). Berboncengan dengan Astuti (53) warga asal Desa Bungah RT 06 RW 02, Kecamatan Bungah, Gresik, berjalan dari arah utara ke selatan.

Sewaktu melintas di Jalan Raya Lasem Sidayu, Gresik, berusaha menyalip kendaraan dump truk. Namun, saat mendahului pengendara motor Honda Supra X bersenggolan dengan motor yang didepannya.

Sehingga, oleng ke kiri dan penumpang motor yang bernama Astuti terjatuh lalu terlindas roda bagian belakang dump truk hingga tewas di TKP. Sedangkan pengendara motor yang belum diketahui identitasnya mengalami luka-luka. Selanjutnya, dibawa ke Puskesmas Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

“Kulo mboten ngertos lek melindes tiyang (saya tidak tahu kalau melindas orang),” ujar Septa Kusbiantoro dihadapan petugas Polsek Dukun,” Jumat (31/10/2019).

Pengemudi asal Bulu, Rembang, Jateng itu terus berusaha menyakinkan petugas. Bahwa, dirinya merasa tidak menabrak atau melindas penumpang motor. Dengan gestur tubuh merasa tidak bersalah. Septa Kusbiantoro juga mengaku bahwa bercak darah di roda bagian belakang bisa jadi bukan darah manusia. Tapi, darah binatang mengingat setiap hari kendaraannya mengambil pasir di pegunungan.

“Mengenai bercak darah di roda dump truk yang saya kemudikan bisa jadi darahnya hewan. Lha wong saya tidak merasa melindas orang,” ujarnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan pengendara motor dengan kendaraan dump truk.

“Iya memang benar ada laka lantas yang menyebabkan penumpang motor tewas di TKP, dan pengemudi dump truk memilih kabur usai kejadian,” ungkapnya.

Yossy melanjutkan terkait dengan kejadian ini. Anggotanya masih melakukan olah TKP di lapangan. Sementara pengemudi dump truk sudah diamankan dan dimintai keterangan di Polsek Dukun.

“Pengemudi dump truk sudah kami periksa, dan kendaraannya sudah diamankan beserta motor Honda Supra X yang terlibat kecelakaan,” tandasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar