Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Libur Nataru, Lamongan Terapkan PPKM Level 3 dan Operasi Lilin

Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka menyambut libur Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia secara serentak.

Diketahui, aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang akan diterbitkan pada 24 November 2021 mendatang. Bahkan, Nataru kali ini juga akan digelar Operasi Lilin pada H-7 dan H-7.

Selanjutnya, pemberlakuan PPKM level 3 ini bakal menerapkan 10 poin aturan yang harus ditaati, sehingga Nataru dan Operasi Lilin tersebut bisa berjalan lancar sesuai prosedur, serta tidak menimbulkan lonjakan varian baru Covid-19, khususnya di wilayah Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana SIK melalui Kasi Humas Polres Lamongan Iptu Jinanto menyebutkan, untuk menindaklanjuti Inmendagri tersebut, akan ada 10 poin yang akan diterapkan dan harus ditaati di Kabupaten Lamongan.

Adapun 10 poin itu meliputi dilarang melakukan pesta kembang api, pawai, arak-arakan yang bisa menimbulkan kerumunan besar, pulang kampung dan bepergian dengan tujuan yang tidak primer selama Natal dan Tahun Baru, lalu menutup fasilitas umum seperti alun-alun dan lapangan terbuka, serta aturan perjalanan naik transportasi umum juga diperketat, minimal sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

“Juga dilarang mengambil cuti dan memanfaatkan libur Natal dan Tahun Baru selama PPKM Level 3 bagi ASN, TNI, POLRI, dan karyawan swasta. Kemudian kegiatan di tempat ibadah, bioskop, tempat makan minum, cafe, dan pusat perbelanjaan maksimal kapasitas 50 persen sampai pukul 21.00, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” tutur Jinanto kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Penerapan PPKM Level 3 di Kabupaten Lamongan ini, Jinanto menambahkan, sejumlah persiapan juga dilakukan kepolisian, salah satunya yakni menyiapkan sarana dan prasarana personil yang ada di Lamongan, untuk mengantisipasi mobilitas yang akan terjadi.

“Bagi anggota Polri di Lamongan, bilamana nantinya ada yang mengambil cuti tahunan untuk anggota Polri, maka tetap sesuai dengan Intrusksi Mendagri Level 3 ini, tidak diijinkan cuti, libur tanggal merah ditiadakan,” tegasnya.

Mengenai pelaksanaan operasi Lilin pada H-7 dan H+7 di Lamongan, Jinanto menjelaskan, ada pos tertentu yang disiapkan, yakni di alun-alun, terminal, stadion, serta di wilayah Babat dan Paciran. Sementara itu, di perbatasan-perbatasan kota juga akan dilakukan penyekatan.

“Juga ada pos pelayanan di gereja, nanti ada ringnya sendiri, untuk personil yang dilibatkan mulai dari gabungan TNI dan Polri, Satpol PP, serta Dishub. Juga ada penambahan dari ormas yang kerjasama dengan TNI Polri,” jelasnya.

Lebih jauh, Jinanto berharap, adanya libur nasional Nataru di Indonesia ini tidak sampai menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19, utamanya di Lamongan. “Seluruh warga kami harap untuk mematuhi semua proses kesehatan selama pemberlakuan PPKM level 3 ini,” pungkasnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar