Peristiwa

Libatkan Perguruan Silat, Polresta Mojokerto Terjunkan 1.017 Personel Jaga Ibadah Paskah

Wali Kota Mojokerto bersama Kapolresta dan Dandim 0815 meninjau secara langsung kegiatan ibadah di Gereja Katolik Paroki Santa Yosep.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto bersama Kapolresta dan Dandim 0815 meninjau ibadah di Gereja Katolik Paroki Santa Yosep. Ada sebanyak 1.017 personil yang berjaga di 34 gereja yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto dalam pelaksanaan ibadah Paskah.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, kedatangannya bersama Forkompinda Kota Mojokerto ingin melihat secara langsung pelaksanaan ibadah Paskah 2021. “Kami bertiga ingin memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan ibadah ini bisa berjalan baik dan lancar,” ungkapnya, Jumat (2/4/2021).

Umat Kristiani juga merasa tenang, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), tidak ada kekhawatiran. Pemkota Mojokerto bersama-sama ingin menjamin bahwa Kota Mojokerto kondusif setelah melihat beberapa waktu yang lalu sempat terjadi aksi teror bom di salah satu gereja yang ada di Makassar.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, Polresta Mojokerto bersama Kodim 0815, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Banser dalam pengamanan Paskah melibatkan sebanyak 1.017 personil. “Kita juga melibatkan Perguruan pencak silat,” katanya.

Total ada sebanyak 1.017 personel yang berjaga di 34 gereja yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Pihaknya juga sudah melakukan monitoring bersama Densus 88 untuk mengetahui perkembangan yang ada di Kota Mojokerto sehingga hal ini memunculkan cara bertindak dengan membatasi jumlah orang yang lewat depan gereja.

“Dengan menganulir ataupun membatasi jumlah orang yang melewati di depan gereja sehingga melakukan penutupan jalan. Intinya hanya untuk orang-orang tertentu saja yang bisa melintas di depan gereja tersebut. Hanya jemaat yang memiliki kartu gereja yang bisa masuk ke dalam gereja dan semua dilakukan pengecekan dengan menggunakan alat yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Pengamanan dimulai sejak tanggal 1 sampai dengan tanggal 4 sebelum pelaksanaan ibadah. Kapolresta, satu jam sebelum pelaksanaan ibadah akan dilakukan sterilisasi maupun membatasi jumlah orang yang hadir di gereja. Panitia gereja sudah memberikan undangan kepada jemaat yang akan melakukan ibadah.

Sementara itu, Romo Djatmiko mengucap syukur dan terima kasih kedatangan Wali Kota Mojokerto, Kapolresta Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto yang mendukung dalam perayaan Paskah. “Kami mengucapkan terima kasih senantiasa dibantu dari pemerintah, keamanan. Kami semua juga berdoa untuk bangsa negara agar damai sejahtera,” tegasnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar