Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Lebaran, Bupati Mojokerto Pastikan Bahan Pokok dan BBM Aman

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat sidak. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memastikan bahan pokok dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Mojokerto aman saat Lebaran 2022. Ini setelah pihaknya menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sentra produksi telur ayam dan sentra bawang.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini didampingi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) menyasar beberapa SPBU yakni SPBU Mojosari, Mojosari, SPBU Ngrowo, Bangsal dan Sentra produksi telur ayam di kawasan Trawas serta sentra bawang di wilayah Ngrame, Pungging, Jumat (29/4/2022).

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melakukan pengendalian harga bahan pokok di saat kebutuhan masyarakat meningkat. “Kami melaksanakan salah satu tugas dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kabupaten Mojokerto. Jadi memang dalam situasi menjelang Lebaran terjadi suatu siklus kenaikan harga dan barang-barang,” katanya.

Bupati menegaskan, jika tugas dari pemerintah sebagai tim pengendali inflasi daerah. Yakni bagaimana barang-barang tersebut dalam proses kenaikannya masih dalam batas wajar. Kendati demikian dalam melakukan pengendalian harga, terdapat metode dasar yang digunakan oleh pemerintah, yakni dengan menggunakan patokan 4K.

“Yakni ketersediaan barang, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi efektif. Semua barang-barang tidak ada yang kekurangan, dan mereka menyatakan bahwa jika stok di SPBU sudah mulai turun, mereka juga langsung menghubungi pihak distributor yang akan memasok dan itu juga tidak ada masalah, tidak ada keterlambatan, tidak ada pengurangan volume semuanya masih dalam kondisi yang terkendali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa belum mengalami peningkatan yang signifikan terkait pembelian BBM yang dilakukan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sementara terkait pengendalian harga bahan pokok di beberapa distributor, orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto menjelaskan, jika saat ini bahan pokok sudah terindikasi mengalami kenaikan.

“Permintaan masyarakat sudah mulai ada peningkatan, tetapi masih belum terlalu signifikan untuk arus mudik atau aktivitas masyarakat menjelang lebaran dan libur lebaran. Tetapi justru menurut informasi, peningkatan terjadi pada peralihan pembelian Pertamax ke Pertalite. Distribusi dari bahan pokok, memang sudah ada indikasi kenaikan tetapi semuanya masih dalam batas wajar terkendali,” pungkasnya. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar