Peristiwa

Di Tengah Pandemi

Laznas Beri Beasiswa Anak Yatim Penghafal Alquran

Surabaya (beritajatim.com) – Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Lembaga Manajemen Infaq (LMI), untuk terus berbagi dengan dengan anak yatim dan kaum dhuafa.

Dikemas dengan agenda ‘Jatim Bershawalat’ Laznas LMI Jawa Timur menyalurkan beasiswa kepada 27 anak yatim penghafal Alquran di Kabupaten Probolinggo, Sabtu (5/12/2020).

Pemberian santunan untuk generasi penerus penghafal Alquran itu digelar di gedung serbaguna Lila Catering, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Bersama puluhan anak yatim, hadir juga para donatur, warga pecinta salawat dan sejumlah pengurus Laznas LMI Probolinggo serta Wilayah Jawa Timur.

Kepala Kantor Wilayah Laznas LMI Jawa Timur, Dawud Sulaiman mengatakan kegiatan ‘Jatim Bershalawat’ dan pemberian santunan anak yatim serta kaum dhuafa tersebut, merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya sukses digelar di Surabaya, Sidoarjo dan Madura.

“Untuk mencintai anak yatim penghafal Alquran, kita apresiasi dengan penghargaan beasiswa dana pendidikan,” ungkapnya.

Sementara paket beasiswa yang disalurkan, lanjut Dawud, berupa dana operasional pendidikan, kitab Alquran, perlengkapan sekolah dan buku panduan penghafal Alquran. “Santunan untuk anak yatim penghafal Alquran, kami bagikan setiap sebulan dan tiga bulan sekali,” ujarnya.

Setelah sukses digelar di Probolinggo, program Jatim Bershalawat dan santunan anak yatim serta kaum dhuafa, akan dilanjutkan di Kabupaten Bojonegoro dan Ponorogo pada pertengahan Desember 2020.

“Setelah Probolinggo nanti kita gelar di Bojonegoro dan Ponorogo. Nanti juga akan diupayakan digelar di masing-masing kota/kabupaten di Jawa Timur,” harap Dawud.

Perwakilan pengurus wilayah Laznas LMI Jawa Timur berharap kegiatan tersebut terus dapat digelar, dengan tingkat penerima santunan lebih banyak dan merata di setiap kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Tujuannya semakin banyak generasi penerus penghafal Alquran, pecinta salawat dan membantu kaum dhuafa. Kegiatan Laznas LMI di Probolinggo itu, tetap menerapkan protokol Covid-19 secara ketat mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan, wajib bermasker hingga pengaturan jarak tempat duduk. [adg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar