Peristiwa

Larangan Mudik, KAI Daop 7 Madiun Mendukung Pemerintah

Stasiun Kereta Api Madiun

Madiun (beritajatim.com) – KAI Daop 7 Madiun siap sesuaikan regulasi sesuai dengan Adendum SE Nomor 13/2021. Utamanya untuk segala persyaratan para penumpang. Terlebih adanya lerangan mudik lebaran tahun ini.

“KAI Daop 7 Madiun mendukung penuh upaya pemerintah terkait pengetatan aturan pada periode pra dan pasca peniadaan mudik guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun kepada beritajatim.com, Selasa (27/4/2021).

Ixfan menambahkan, menunjuk Addendum SE Nomor 13 Tahun 2021 tersebut, maka KAI Daop 7 Madiun melakukan update syarat naik KA di masa pra dan pasca larangan mudik pada lebaran 1442 H.

Bagi penumpang kereta api antarkota, terdapat perubahan masa berlaku screening covid-19. Bila sebelumnya hasil tes PCR dan rapid tes antigen berlaku 3×24 jam sejak pengambilan sampel, maka pada pra peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan pasca peniadaan mudik (18 – 24 Mei 2021) masa berlaku tes PCR, rapid tes antigen dan tes GeNose C19 menjadi maksimal 1×24 jam.

“Pada masa pra dan pasca larangan mudik, kereta api angkutan penumpang masih tetap beroperasi, hanya saja persyaratan bagi pelanggan diperketat,” jelas Ixfan.

Bagi masyarakat yang ingin melengkapi persyaratan menggunakan KA Jarak Jauh, di wilayah Daop 7 Madiun telah tersedia enam stasiun yang memiliki fasilitas rapid test antigen seharga Rp85.000, sedangkan untuk tes GeNose C19 seharga Rp30.000 ada di tujuh stasiun. Adapun stasiun tersebut antara lain Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung dan Blitar.

“Selama bulan April, Daop 7 Madiun melayani 22.494 calon penumpang yang melakukan screening Covid-19 di stasiun atau sebanyak 73,6 persen dari total penumpang KA jarak jauh yang naik di Daop 7 sebanyak 30.565 pelanggan,” ujar Ixfan

Pihaknya, mendukung penuh kebijakan pemerintah mulai dari pembatasan jumlah penumpang, persyaratan naik KA selama masa pandemi, termasuk peniadaan angkutan mudik pada lebaran 1442 H.

“Ini komitmen KAI sebagai moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, memastikan pelanggan dalam kondisi aman dan sehat sampai tujuan,” tutup Ixfan.(asg/ted).


Apa Reaksi Anda?

Komentar