Peristiwa

Tinggal Sebatang Kara

Lansia di Mojokerto Tewas, Diduga Terjatuh dari Plafon

Petugas melalukak olah TKP di Jalan Raya Ijen, Kelurahan Water, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang perempuan yang tinggal sebatang kara ditemukan tewas di depan teras rumah miliknya di Jalan Raya Ijen, Kelurahan Water, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Korban terjatuh dari plafon saat membersihkan daun kering.

Korban atas nama Tanti (55) tersebut merupakan janda yang tinggal seorang diri. Saat pertama kali ditemukan, posisinya tertelungkup dengan luka di bagian kepala. Diduga korban terjatuh dari plafon ketika membersihkan daun kering.

Hal itu diketahui setelah Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Mojokerto melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi, petugas menemukan plafon dengan kondisi jebol dan pecahan genteng di dekat tubuh korban.

Tetangga korban, Ibrahim mengatakan, ia mendengar suara benda jatuh cukup keras. “Ada suara brakk… Cukup keras kayak seng jatuh, lalu saya pikir kecelakaan dan lari keluar ternyata tidak ada apa-apa. Lalu saya masuk lagi ke rumah,” ungkapnya, Kamis (18/3/2021).

Masih kata Ibrahim, sekitar 10 menit ia mendapatkan informasi jika korban yang merupakan staf di salah satu sekolah kesehatan di Kabupaten Jombang tersebut terjatuh dari plafon. Korban merupakan janda dan hidup sebatang kara di rumahnya.

“Jadi jatuhnya saya tidak tahu persis. Beberapa bulan yang lalu pernah ada pembantu yang tinggal bersama korban. Cuma beberapa hari ini pembantunya tidak ada. Kalau anaknya sekolah di Korea,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, Iptu Hari Siswanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

“Iya benar. Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Mojokerto guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar