Peristiwa

Langgar Jam Malam, Polsek Sawahan Surabaya Segel Warkop

Surabaya, (beritajatim.com) – Sejumlah petugas gabungan dari Polsek Sawahan, melakukan penyegelan sejumlah warung kopi di kawasan Sawahan Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/5/2020) dini hari.

Pada hari ketiga belas pelaksanaan PSBB di Surabaya, petugas gabungan masih menjumpai sejumlah warung kopi (Warkop) melanggar pembatasan aktivitas malam hari.

Petugas gabungan Polri, TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur  langsung menindak tegas pengunjung dan pengusaha. Menurut Rozikin (39) warga Sawahan, dirinya nekat nongkrong untuk menghabiskan waktu tunggu sahur.

“Ya sekalian nunggu sahur juga. Kalau di rumah nanti malah ketiduran. Seklian saja nongkrong biar pulang sahur terus istirahat,” cetusnya.

Tak hanya melakukan tindakan tegas kepada warga yang melanggar jam malam saat PSBB. Para pengusahanjuga ditindak tegas dengan cara disegel warkopnya. Penyegelan sementara ini dilakukan untuk memberika efek jera kepada pengusaha yang masih melayani pembelian dan komsumsi di tempat.

Sebab, dalam aturan PSBB, seluruh pengusaha hanya diperbolehkan menjual dagangannya untuk dibungkus. Sementara sejumlah warung di kawasan Sawahan masih banyak yang menjual dengan menyediakan kursi untuk duduk pembeli.

“Untuk pelanggan yang membeli dan komsumsi di tempat akan kita berikan sanksi administrasi. Karena masih pertama kali melanggar. Nantinya kalau sudah dua kali melanggar atau lebih akan dikenai sanksi UU Karantina Kesehatan hukumannya 1 tahun penjara,” cetus Kapolsek Sawahan AKP Wisnu Satria.

Tak hanya di kawasan Sawahan, kawasan Mukyorejo juga masih ada beberapa warkop yang dipakai buat tongkrong warga. Malahan, wakop yang berada di kawasan taman pojok Dharmahusada ini nampa ramai tanpa menerapkan jarak fisik pelanggan. (man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar