Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Laka di Petiyentunggal Gresik, Dua Pengendara Motor Meregang Nyawa

Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) kembali terjadi di wilayah Gresik Utara. Kali ini, melibatkan tiga pengendara sepeda motor di Jalan Raya Desa Petiyentunggal, Kecamatan Dukun, Gresik. Akibat kejadian itu, dua pengendara motor meregang nyawa di jalan raya, yakni Ahmad Lutfillah asal Solokuro, Lamongan dan Yoga Tanwijaya warga asal Pasuruan.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Wiji Mulyono mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Selasa (4/10) malam sekitar pukul 18.00 WIB dan baru dilaporkan pada Rabu (5/10) pukul 00.30 WIB. “Dua orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka,” ujarnya, Rabu (5/10/2022).

Perwira pertama Polri itu menambahkan, tiga sepeda motor yang mengalami kecelakaan adalah Yamaha Vixion nopol S 5291 MD yang dikendarai oleh Ahmad Lutfillah (34) dengan membonceng M. Munir (40). Keduanya warga asal Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

“Berdasarkan olah TKP, awalnya korban melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang di Jalan Raya Desa Petiyentunggal. Saat melintas di lokasi kejadian kecelakaan pengendara Vixion tiba-tiba oleng ke kanan dan melewati marka jalan. Sehingga, membentur bagian depan motor Honda CRF nopol S 6122 MU yang dikendarai Yoga Tanwijaya (36) warga asal Pasuruan berboncengan dengan Sumardi (45) warga asal Lamongan yang melaju dari arah berlawanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Wiji mengatakan, pengendara motor Vixion terpental dan membentur Honda Supra nopol W 2146 LX yang dikendarai Sunartin (48) membonceng Mohammad Amin (31), keduanya warga Desa Lowayu, Kecamtan Dukun, Gresik.

“Akibat dari kecelakaan tersebut, Ahmad Lutfillah dan Yoga Tanwijaya. Keduanya meninggal akibat luka di kepala. Sedangkan empat orang lain terluka dan dibawa ke Puskesmas dukun dan RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan VER luka,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar