Peristiwa

Laka di Cerme Gresik, Satu Nyawa Melayang, Satu Kritis

images
Ilustrasi kecelakaan

Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik kembali terjadi. Kali ini satu nyawa melayang dan satu kritis akibat keteledoran pengendara motor.

Kejadian pertama terjadi dini hari (6/5) yang menimpa pengendara motor Ichwan Hadi (37) warga Desa Ngadirejo, Tuban. Korban mengalami kecelakaan saat melintas Jalan Raya Cerme Lor, motor Honda Beat S 5288 LV yang dikendarainya menyasak belakang truk yang sedang parkir. Sehingga, korban meninggal di TKP.

“Berjalan dari arah utara ke selatan. Tepat dilokasi kejadian, nampaknya korban kurang berhati-hati hingga terjadi tabrak belakang,” ujar Kasat Lantas Polres Gresik Yanto Mulyanto, Kamis (6/05/2021).

Diduga korban meninggal karena memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Hal itu membuat kondisi motor menancap tepat pada ban truk sebelah kanan. Nyawanya pun tak terselamatkan.

Sebelumnya, peristiwa serupa dialami oleh Muhammad Yaqya (20). Korban yang mengendarai motor Vario AG 4468 VAQ miliknya dari rah barat menuju timur. Naas sesampai di kawasan Raya Dusun Lekerejo Desa Dadapkuning Cerme, korban tidak menguasai setir sehingga menabrak tiang papan reklame yang ada di bahu jalan.

Hal tersebut membuat kendaraan korban terpelanting. Bahkan, korban sempat tak sadarkan diri akibat mengalami benturan pada kepala. “Nyawanya terselamatkan, namun hingga saat ini masih dalam perawatan intensif,” ungkap Yanto.

Maraknya peristiwa kecelakaan tunggal mengingatkan kita tentang situasi microsleep. Yakni, kondisi tidur cepat yang berlangsung hanya dalam satu detik hingga dua menit. Hal tersebut tentu akan sangat berbahaya jika dalam kondisi berkendara.

“Biasanya terjadi karena rasa lelah dan kantuk yang tak terhindarkan. Untuk itu, kami berpesan untuk beristirahat terlebih dahulu, karena keluarga menanti dirumah,” pungkas Yanto Mulyanto. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar